Regulasi baru OJK membatasi penjatahan saham IPO maksimal 10% per investor ritel, mengurangi dominasi investor besar dan potensi listing gain tinggi, namun membuat distribusi saham lebih adil dan pasar lebih stabil.
BEI siap menyambut 13 IPO pada akhir 2025, termasuk RLCO dan SUPA. RLCO fokus pada sarang burung walet, sementara SUPA menargetkan dana Rp3,06 triliun.
Saham IPO baru seperti CDIA dan COIN melonjak signifikan sejak IPO, didorong oleh narasi kuat dan dukungan konglomerat. Prospek penguatan masih ada, namun investor harus mempertimbangkan fundamental dan potensi overvalued.
Jumlah IPO di BEI menurun, baru 22 dari target 66 emiten pada 2025. Pasar berharap lebih banyak perusahaan berfundamental kuat untuk IPO guna meningkatkan likuiditas dan menarik investor.
Rancakmedia.com – Di bawah ini kami akan membahas tentang jadwal penawaran umum perdana saham GoTo terbaru yang dapat kamu simak pada artikel yang kami sediakan ... Read More
Rancakmedia.com – Jika kamu ingin mengetahui cara memilih saham IPO yang akan membuat cuan kamu di mengalir terus, kamu dapat mengetahuinya dengan membaca artikel yang kami ... Read More