Per 19 Desember 2025, BEI mencatat 9 perusahaan berminat IPO, dengan 6 di antaranya memiliki aset di atas Rp250 miliar. Sektor keuangan mendominasi pipeline.
Sebanyak 13 calon emiten siap IPO awal 2026, didukung sentimen ekonomi positif dan optimisme pasar, meski tantangan ekonomi sebelumnya mengurangi jumlah IPO.
Jumlah IPO di BEI menurun, baru 22 dari target 66 emiten pada 2025. Pasar berharap lebih banyak perusahaan berfundamental kuat untuk IPO guna meningkatkan likuiditas dan menarik investor.
BEI mencatat 10 perusahaan dalam pipeline IPO, dengan 2 di antaranya berpotensi menjadi IPO lighthouse tahun ini. OJK memproses pendaftaran IPO senilai Rp5,3 triliun.