Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir 2025, sementara sektor finansial mendominasi. BEI mencatat 26 perusahaan baru dengan total dana Rp18,11 triliun.
BEI mencatat 23 IPO 2025 dengan dana Rp15,1 triliun. Beberapa saham melonjak, seperti COIN naik 3.520%, sementara lainnya turun. BEI fokus pada kualitas dan tata kelola.
Jumlah IPO di BEI menurun, baru 22 dari target 66 emiten pada 2025. Pasar berharap lebih banyak perusahaan berfundamental kuat untuk IPO guna meningkatkan likuiditas dan menarik investor.
Saham pendatang baru 2025 seperti RATU dan CDIA melonjak hingga 1.555% di BEI. Analis menyarankan waspada terhadap euforia IPO yang bisa berujung depresiasi.