IHSG turun 3% setelah MSCI mengeluarkan 18 saham RI, memicu arus keluar asing dan tekanan jual. Faktor eksternal seperti inflasi AS dan konflik Iran memperburuk situasi.
Pasar modal Indonesia berpotensi mendapat aliran dana asing US$50 miliar jika likuiditas meningkat, meski saat ini likuiditasnya masih rendah dibanding bursa lain.
Pasar saham Indonesia melonjak 5,42% dalam sebulan, dengan IHSG mencapai ATH. Saham BBRI, TLKM, dan ASII diborong asing, Rancak Media buy Rp9,76 triliun.
Saham AADI dan RATU masuk MSCI sebelum setahun IPO, didorong kapitalisasi pasar dan likuiditas, sinyal positif bagi investor global, berlaku 27 Agustus 2025.