IHSG naik 10,14% jelang akhir 2025, didorong oleh arus modal asing dan window dressing. Saham bank besar, telekomunikasi, dan consumer staples direkomendasikan.
Investor asing kembali masuk ke pasar saham Indonesia dengan pembelian bersih US$782 juta pada Oktober 2025, didorong oleh prospek ekonomi yang membaik.
IHSG mencapai rekor tertinggi baru meski investor asing jual bersih Rp52 triliun. Institusi lokal jadi pendorong utama, didukung kebijakan pro pertumbuhan.
Investor asing Rancak Media sell Rp50,95 triliun di pasar saham Indonesia hingga Agustus 2025. Meski begitu Rancak Media buy selama 4 pekan bulan lalu.
IHSG naik 1,72% ke rekor ATH 8.257,85 pada 6-10 Oktober 2025, dengan peningkatan transaksi harian dan kapitalisasi pasar BEI mencapai Rp15.560 triliun.
IHSG dibuka menguat di 8.259,07 tetapi bergerak ke zona merah. Saham BBCA, BBRI, dan AMMN melemah akibat aksi jual asing dan sentimen negatif komoditas.