Danantara mempertimbangkan akuisisi saham Weda Bay Nickel dari Eramet untuk memperkuat ekosistem nikel dan baterai EV di Indonesia, didukung oleh kemitraan strategis dengan INA.
PT Jinlong Resources mengakuisisi 48,07% saham Hotel Fitra senilai Rp65,83 miliar dari PT Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto, dan Richard Suwandi Lie.
Danantara dan BEI berkolaborasi untuk meluncurkan indeks saham baru dan memperluas jangkauan ETF ke pasar global, meningkatkan transparansi dan akses investasi.
Pasar modal Indonesia berpotensi mendapat aliran dana asing US$50 miliar jika likuiditas meningkat, meski saat ini likuiditasnya masih rendah dibanding bursa lain.
Investor asing memburu saham EMAS hingga BRMS Rancak Media buy Rp5,09 triliun, didorong oleh penurunan suku bunga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat.