Depresiasi rupiah menekan laba emiten konsumer seperti INDF dan ICBP, meski penjualan naik. Analis tetap optimis, merekomendasikan beli saham ICBP dan INDF.
Analis merekomendasikan saham ICBP dan INDF meski daya beli lesu. ICBP diprediksi tumbuh 15% di 2025, sementara INDF naik 6%. Target harga ICBP Rp10.200, INDF Rp8.800.
Indofood (INDF) mendapat revisi target harga saham di tengah koreksi, namun fundamental tetap solid. Analis merekomendasikan beli dengan target harga Rp9.300.