IHSG turun 3,31% ke 7.571 pada Senin (1/9) akibat ketidakpastian politik domestik dan global. Investor waspada, fokus pada demo dan kebijakan otoritas.
Pasar saham Indonesia turun paling dalam di Asean pada 29 Agustus 2025, dengan IHSG turun 1,53% akibat gejolak sosial-politik. Namun, potensi rebound tetap ada.
Kapitalisasi pasar modal Indonesia turun Rp195 triliun pasca demo rusuh di Jakarta, IHSG melemah 1,53% ke level 7.830,49. Investor asing Rancak Media sell Rp1,12 triliun.
IHSG turun 0,40% ke 7.858,85 pada 22 Agustus 2025, dipengaruhi sektor kesehatan dan energi. Saham BBCA, TLKM, dan CUAN melemah, sementara ASII dan EMTK menguat.