IHSG diprediksi variatif dengan support 6.200-6.250. Pasar soroti kebijakan ekspor satu pintu dan kenaikan BI Rate 50 bps ke 5,25% yang pengaruhi rupiah.
IHSG berisiko lanjut terkoreksi ke area 8.464–8.560 pada hari ini, Kamis (18/12/2025). Cermati saham ANTM, BBRI, SMGR, TAPG untuk peluang beli saat melemah.
IHSG diperkirakan melemah menuju kisaran 8.464–8.560 dengan potensi koreksi lebih dalam ke area 8.000-an. Cek Rekomendasi saham ADRO, BRIS, JPFA, dan TOWR.
IHSG cetak rekor 8.312,57, kapitalisasi pasar BEI capai Rp15.322,47 triliun. Analis prediksi potensi penguatan, fokus pada laporan keuangan dan data inflasi AS.