IHSG diprediksi variatif dengan support 6.200-6.250. Pasar soroti kebijakan ekspor satu pintu dan kenaikan BI Rate 50 bps ke 5,25% yang pengaruhi rupiah.
IHSG berisiko lanjut terkoreksi ke area 8.464–8.560 pada hari ini, Kamis (18/12/2025). Cermati saham ANTM, BBRI, SMGR, TAPG untuk peluang beli saat melemah.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,43% ke level 555,10 pada perdagangan hari ini, Kamis (27/11/2025). Meski begitu, saham BRPT, INKP, dan ADMR kompak menguat.
IHSG cetak rekor 8.312,57, kapitalisasi pasar BEI capai Rp15.322,47 triliun. Analis prediksi potensi penguatan, fokus pada laporan keuangan dan data inflasi AS.