IHSG menguat 0,34% ke 8.071,08 pada 2 Oktober 2025, dengan saham EMAS, MBMA, dan RAJA mencatat kenaikan signifikan. Total transaksi mencapai Rp26,81 triliun.
IHSG menguat 16,36% hingga kuartal III/2025, namun dana asing masih keluar. Investor global menunggu arah yield obligasi AS. Stabilitas rupiah dan strategi window dressing bisa menarik inflow.