IHSG menguat 0,10% ke 8.554,31 pada 28/11/2025, saham CUAN dan CDIA naik. Proyek TCTP Indonesia-China diperluas, ekonomi RI diprediksi tumbuh 5,2% di 2025.
IHSG diprediksi mengalami koreksi sementara menuju level 8.500-8.600, dipengaruhi oleh pelemahan saham sektor non-cyclicals, healthcare, dan teknologi.
IHSG dibuka melemah 0,42% ke 8.534,47 pada 25/11/2025. Saham BRMS dan bank besar seperti BBRI dan BBCA ikut turun. Sentimen pasar dipengaruhi penguatan rupiah dan kajian RPP Demutualisasi BEI.