IHSG 2025 cetak ATH 24 kali meski Rancak Media sell Rp17,34 triliun, didorong investor domestik. Total investor capai 20,2 juta, dominasi usia <30 tahun.
IHSG berpotensi capai target 9.000 akhir tahun 2025, didukung saham big-cap dan akumulasi asing, meski ada risiko profit taking dan ketidakpastian global.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, IHSG terkoreksi 0,11% ke 8.677. Meski bullish, momentum IHSG melambat dengan proyeksi konsolidasi jangka pendek.
IHSG mencapai rekor tertinggi 8.600, menunjukkan kepercayaan investor terhadap kebijakan ekonomi pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya menilai ini sebagai validasi optimisme ekonomi.
IHSG diprediksi menguat terbatas setelah ATH, dengan saham KRAS, BFIN, dan ADRO direkomendasikan. Pasar menanti keputusan suku bunga BI 19 November 2025.