Berdasarkan penutupan pasar Selasa (30/12/2025), saham JPFA tercatat meningkat 35,05% sepanjang tahun berjalan (YtD) di saat CPIN justru terkoreksi 5,25% YtD.
Permintaan ayam naik jelang Nataru 2025, saham unggas seperti CPIN dan JPFA berpotensi menguat. Momentum ini didukung konsumsi rumah tangga dan stabilitas industri.
JPFA dan CPIN diproyeksi mendapat katalis positif dari Nataru 2025. JPFA kuat di kuartal III/2025, sementara CPIN berpotensi lebih besar di kuartal IV/2025.