Bank Indonesia DKI Jakarta mendukung UMKM naik kelas dan siap ekspor melalui Program JAWARA dan ECP 2026, berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Bank Indonesia mengucurkan insentif likuiditas Rp388,1 triliun hingga Desember 2025 untuk mendorong pertumbuhan kredit, dengan Himbara menerima porsi terbesar.
Emiten pariwisata hadapi tantangan jelang akhir tahun 2025 akibat pemangkasan anggaran Kemenpar. Stimulus ekonomi dinilai belum signifikan menguatkan kinerja.
Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi Jakarta tumbuh 4,6%-5,4% di Q4 2025, didorong oleh peningkatan konsumsi saat Natal dan Tahun Baru serta dukungan sektor kreatif.