IHSG diprediksi mengalami koreksi sementara menuju level 8.500-8.600, dipengaruhi oleh pelemahan saham sektor non-cyclicals, healthcare, dan teknologi.
Pasar saham Indonesia tetap stabil meski ada shutdown AS, dengan fokus investor lebih pada faktor domestik seperti kebijakan fiskal dan nilai tukar rupiah.
IHSG berpotensi capai rekor baru minggu ini, investor disarankan pantau saham ASII, JSMR, dan ICBP. Risiko koreksi ada jika data domestik mengecewakan.