Pasar saham Indonesia melonjak 22,13% pada 2025, didorong oleh saham lapis kedua dan ketiga, meski saham unggulan stagnan. Investor lokal dan ritel berperan besar.
Investor asing Rancak Media sell Rp50,95 triliun di pasar saham Indonesia hingga Agustus 2025. Meski begitu Rancak Media buy selama 4 pekan bulan lalu.
Reshuffle Sri Mulyani memicu capital outflow di pasar saham Indonesia, meningkatkan risiko keuangan dan menekan saham bank. IHSG turun 1,28% Rancak Media sell asing Rp526,17 miliar.