Indeks Bisnis-27 naik 0,10% ke 553,31 pada 24/12/2025. Saham INCO dan ANTM menguat masing-masing 3,21% dan 2,51%, sementara 16 saham lainnya juga naik.
Investor asing Rancak Media buy Rp30 triliun di pasar saham RI dalam 6 bulan terakhir, didorong oleh penurunan suku bunga dan rotasi sektor ke finansial.
Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir 2025, sementara sektor finansial mendominasi. BEI mencatat 26 perusahaan baru dengan total dana Rp18,11 triliun.
BRI dan Bank Mandiri akan membagikan dividen interim triliunan rupiah untuk tahun buku 2025. BRI membagikan Rp137 per saham, sementara Mandiri Rp100 per saham.
Per 19 Desember 2025, BEI mencatat 9 perusahaan berminat IPO, dengan 6 di antaranya memiliki aset di atas Rp250 miliar. Sektor keuangan mendominasi pipeline.
BEI menghentikan sementara perdagangan 5 saham, termasuk NATO dan ALII, karena lonjakan harga. Saham INRU juga disuspensi akibat izin operasional ditangguhkan.
Kalbe Farma (KLBF) akan buyback saham senilai Rp250 miliar untuk stabilkan harga dan tingkatkan kepercayaan investor pada 16 Desember 2025 hingga 15 Maret 2026.