Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi RI tumbuh 4,6%-5,4% pada 2025, didorong investasi, ekspor, belanja pemerintah, dan kebijakan moneter yang pro-pertumbuhan.
Bank Indonesia memproyeksikan defisit transaksi berjalan 2025 di kisaran 0,5-1,3% PDB, didukung surplus modal dan finansial serta persepsi positif investor.
Obligasi Indonesia diprediksi unggul di Asia saat The Fed turunkan suku bunga, didukung imbal hasil tinggi dan potensi pelonggaran moneter oleh Bank Indonesia.