Institut Neurosains RS PON Diresmikan Prabowo: Setara RS Luar Negeri!

 

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Mahar Mardjono, Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa (26/8). Peresmian fasilitas canggih ini menandai sebuah lompatan signifikan bagi dunia kesehatan Indonesia, khususnya dalam penanganan penyakit saraf dan otak.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran rumah sakit otak yang modern dan berteknologi tinggi di Indonesia. Setelah melakukan peninjauan langsung, Beliau mengapresiasi kemampuan RS PON Mahar Mardjono yang kini sanggup melakukan operasi tumor otak serta menangani berbagai kondisi neurologis kompleks seperti penyakit Alzheimer, Parkinson, dan stroke dengan standar internasional.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut juga menyoroti kualitas fasilitas RS PON Mahar Mardjono yang telah dilengkapi dengan teknologi mutakhir, termasuk peralatan robotik dan sistem kecerdasan buatan (AI). Prabowo dengan tegas menyatakan, “Saya melihat rumah sakit ini secara fisik, secara alat dan secara spesialis dan ahli-ahli, tidak kalah dengan rumah sakit yang terbaik di luar negeri,” menegaskan posisi RS PON yang setara dengan institusi medis terkemuka global.

Apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah Belanda atas dukungannya dalam pengembangan RS PON Mahar Mardjono. Lebih lanjut, National Institute of Health (NIH) dari Amerika Serikat diketahui memiliki perwakilan di rumah sakit ini dan turut aktif terlibat dalam berbagai penelitian. Kolaborasi internasional ini memperkuat fondasi RS PON Mahar Mardjono sebagai pusat keunggulan. Presiden Prabowo optimistis bahwa pengembangan fasilitas ini akan menjadikan RS PON Mahar Mardjono sebagai pusat rujukan unggulan dalam bidang spesialis saraf dan otak. “Kita mampu berbuat dengan tingkat dan standar yang terbaik di dunia,” ujarnya penuh keyakinan.

Pembangunan Gedung Institut Neurosains Nasional RS PON Mahar Mardjono terbagi menjadi dua gedung utama: Gedung Pelayanan dan Gedung Pendidikan dan Penelitian. Gedung Pelayanan dirancang untuk menyediakan layanan kesehatan yang komprehensif dan terintegrasi melalui sistem klaster yang efisien. Layanan unggulan yang akan tersedia di gedung ini mencakup Autism Centre, Epilepsy Centre, Rehabilitation Centre, dan Stroke Centre, serta beragam layanan lain yang berfokus pada penanganan penyakit otak dan sistem saraf dengan menjunjung tinggi standar global.

Sementara itu, Gedung Pendidikan dan Penelitian didedikasikan untuk mendukung Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Hospital Based System bagi pendidikan spesialis neurologi, yang rencananya akan dimulai pada tahun ini. Inisiatif ini diharapkan mampu mencetak lebih banyak ahli neurologi berkualitas tinggi, memperkuat kapasitas medis nasional di masa depan.

Pada momen bersejarah tersebut, Presiden Prabowo juga mengenang almarhum Prof. Dr. Mahar Mardjono, tokoh neurologi bangsa yang namanya diabadikan pada rumah sakit ini. Prabowo menceritakan pengalamannya pernah menjadi pasien Prof. Mahar ketika mengalami kecelakaan saat bertugas di militer. “Namanya tentara pernah kecelakaan beberapa kali. Jadi sempat otak saya pun diperiksa oleh beliau,” kenang Prabowo, memberikan sentuhan pribadi pada acara peresmian.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyanti. Hadir pula Gubernur Jakarta Pramono Anung, Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap kemajuan fasilitas kesehatan dan riset di Indonesia.

Ringkasan

Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON) Mahar Mardjono, Cawang, pada Selasa (26/8). Peresmian ini menandai lompatan signifikan bagi dunia kesehatan Indonesia, khususnya dalam penanganan penyakit saraf dan otak. Prabowo menyatakan bahwa fasilitas modern dan berteknologi tinggi ini, yang dilengkapi robotik dan AI, setara dengan rumah sakit terbaik di luar negeri, mampu melakukan operasi tumor otak serta menangani Alzheimer, Parkinson, dan stroke dengan standar internasional.

Institut Neurosains Nasional terdiri dari Gedung Pelayanan yang menyediakan layanan komprehensif seperti Autism dan Stroke Centre, serta Gedung Pendidikan dan Penelitian untuk mendukung Program Pendidikan Dokter Spesialis neurologi. Pengembangan RS PON Mahar Mardjono ini juga didukung Pemerintah Belanda dan kolaborasi dengan National Institute of Health (NIH) AS, memperkuat posisinya sebagai pusat rujukan unggulan spesialis saraf dan otak di tingkat dunia.

Baca Juga

Tags

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.