Advertisement

Perselisihannya Dengan Dovisioso, Petrucci Beberkan Sebabnya

Perselisihannya Dengan Dovisioso, Petrucci Beberkan Sebabnya – Danilo Petrucci pisah secara kurang menyenangkan sesudah sepanjang enam musim bela Ducati. Masalahnya dia bukan hanya tidak berhasil persembahkan hasil yang baik sehigga membuat Ducati kehilangan keyakinan, tetapi hubungan dengan Andrea Dovizioso juga jadi jelek.

Petrucci dan Dovizioso adalah rekanan segrup di pabrikan Ducato sepanjang dua musim. Dianggap oleh Petrucci jika dia benar-benar terbantu dengan Dovizioso waktu awal mula tergabung dengan team pabrikan.

Dovizioso pasalnya menolong Petrucci dalam latihan dan memberi banyak saran dan pelajaran bernilai. Namun, jalinan ke-2 nya selanjutnya lebih buruk. Pucuknya berlangsung dalam ajang MotoGP Aragon 2020.

Saat itu, Dovizioso sesungguhnya masih mempunyai kesempatan menjadi juara dunia. Namun, Dovizioso tidak lolos ke Q2 karena dia kalah cepat dari Petrucci. Oleh karena itu, Dovizioso juga kecewa pada kompatriotnya itu.

Dovizioso memandang Petrucci sudah menghambat jalannya menjadi juara dunia. Walau sebenarnya, saat itu Petrucci adalah calon paling kuat Ducati untuk dapat raih gelar. Tidak berhasil menmebus Q2 membuat Dovizioso kesusahan berkompetisi. Pada akhirnya, dia cuman finish ke-7 .

Petrucci sendiri berasa tidak enak pada Dovizioso. Tetapi, selaku rider, Petrucci pengin tunjukkan kemampuan. Apa lagi dia habis jadi juara di seri awalnya, MotoGP Prancis. Walau demikian, selanjutnya Petrucci malahan finish ke-15 di Aragon.

“Ya, sudah pasti jalinan dengan Dovi berbeda sesudah peristiwa Aragon ini. Itu tentu peristiwa yang susah sebab ia masih berusaha untuk titel juara dunia,” papar Petrucci, dikutip dari Speedweek, Senin(28/12/2020).

“Saya datang dari balapan yang bagus di Le Mans (Prancis) dan lakukan segala hal untuk memperoleh hasil terbaik yang lain. Sayang, dalam 2 tahun di Ducati ini jadi jelas jika kami dapat bersahabat secara individu, tapi tidak di track balap,” tutur rider yang sekarang bela KTM Tech3 itu.

“Saat ini saya ketahui, susah bersahabat dengan rider lain, khususnya waktu ia bertanding di kejuaraan yang serupa dengan Anda. Kami sedikit berbicara mengenai peristiwa ini kemudian. Untuk saya, Andrea masih pria yang baik sekali dan rider kelas satu,” terang Petrucci.

“Saya benar-benar menyesal pada sesuatu yang berlangsung di Aragon. Tetapi saya kerap dinilai sebab saya jarang-jarang dapat bisa lebih cepat darinya. Dan saat saya ada di depannya, saya dinilai. Saya dapat lakukan apa yang saya harapkan, itu terus salah,” ujarnya.

Sumber : okezone.com

Tombol kembali ke atas