Rancak Media – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa Tim Nasional Indonesia tidak membutuhkan tambahan pemain baru. Beliau menyatakan skuad Garuda saat ini sudah ideal, dengan perpaduan apik pemain lokal dan diaspora dari empat negara top: Belanda, Amerika Serikat, Italia, dan Spanyol.
Erick menekankan kekuatan dan kedalaman skuad yang mampu menghadapi tantangan berat di kancah internasional. Kehadiran pemain diaspora, menurutnya, telah memberikan warna dan dimensi baru dalam permainan Timnas Indonesia. “Komposisi pemain sudah tebal,” tegas Erick seusai laga FIFA Match Day melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025), “Pemain diaspora dari Belanda, Amerika, Italia, Spanyol sudah ada, dan banyak pemain dari Liga Indonesia juga diberi kesempatan bermain.”
Pernyataan ini memperkuat komitmen PSSI untuk menyeimbangkan pemain diaspora dengan talenta lokal. Setiap pemain, lanjut Erick, wajib membuktikan kemampuannya di lapangan. Laga uji coba melawan Lebanon yang berakhir imbang tanpa gol (0-0) dinilai sebagai pengalaman berharga bagi skuad Garuda.
Erick mengamati konsistensi formasi yang diterapkan dalam dua laga terakhir melawan Taiwan dan Lebanon. “Saya rasa formasi yang dimainkan sudah mulai konsisten, khususnya hari ini, menjadi pengalaman bagus,” ujarnya. Lebih lanjut, laga melawan Lebanon juga menjadi bahan evaluasi penting. Karakter permainan Lebanon yang keras menjadi pelajaran berharga bagi pemain Indonesia untuk mengendalikan emosi dan fokus, mengingat tantangan serupa akan dihadapi di laga-laga mendatang.
Meskipun puas dengan semangat juang tim, Erick mengakui masih ada hal yang perlu diperbaiki, terutama penyelesaian akhir. Peluang telah tercipta, namun belum dimaksimalkan. Aspek finishing ini akan didiskusikan lebih lanjut bersama pelatih Patrick Kluivert untuk meningkatkan daya gedor Timnas Indonesia.
Laga melawan Lebanon dan Taiwan juga dimanfaatkan sebagai ajang rotasi pemain untuk menilai kesiapan setiap individu dan menjaga kompetisi sehat di dalam skuad, sesuai strategi pelatih Kluivert. Erick menilai persaingan antar pemain semakin ketat dan kompetitif, memberikan banyak opsi bagi pelatih untuk meramu formasi terbaik. Pemain yang konsisten dan menunjukkan performa apik berpeluang besar masuk starting eleven pada laga resmi di Arab Saudi bulan Oktober mendatang.
Terkait absennya beberapa pemain dalam laga melawan Lebanon, Erick menjelaskan bahwa Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On sakit, Ragnar Oratmangoen diistirahatkan untuk mencegah cedera, sementara kondisi Ole Romeny masih menunggu kepastian tim medis. Erick berharap semua pemain segera pulih.
Menjelang ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, target utama Timnas Indonesia adalah meraih poin sebanyak mungkin untuk menghindari jalur playoff. “Target kita ambil poin sebanyak-banyaknya. Kalau tidak, kesempatan tertutup dan harus ke playoff. Tapi fokus kita round empat dulu,” tegas Erick. Disiplin dalam menjalankan strategi pelatih menjadi kunci keberhasilan, dibarengi konsistensi, disiplin, dan mentalitas juara.
Pengalaman dari uji coba internasional menjadi modal berharga bagi skuad Garuda. Dengan skuad yang komplet dan kompetitif, Erick optimistis Timnas Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. Yang terpenting kini adalah menjaga kekompakan, memperbaiki kelemahan, dan bekerja keras menghadapi ronde keempat kualifikasi. Dukungan publik diharapkan menjadi energi tambahan bagi skuad Garuda untuk mencetak sejarah baru.
Ringkasan
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan Timnas Indonesia tak memerlukan tambahan pemain. Skuad Garuda saat ini dinilai ideal, dengan perpaduan pemain lokal dan diaspora dari Belanda, Amerika Serikat, Italia, dan Spanyol. Komposisi pemain yang kuat dan dalam dirasa cukup untuk menghadapi tantangan internasional, hasil evaluasi dari laga uji coba melawan Lebanon dan Taiwan.
Laga uji coba dimanfaatkan untuk rotasi pemain dan evaluasi performa. Meskipun puas dengan semangat juang, Erick mengakui perlu peningkatan penyelesaian akhir. Target utama Timnas Indonesia adalah meraih poin maksimal di kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk menghindari jalur playoff. Kekompakan tim dan perbaikan kelemahan menjadi fokus utama menuju laga resmi di Arab Saudi.
