Harga Emas Antam Melesat 3 Hari Beruntun

Rancakmedia.com – Harga emas Antam pekan ini belum bergerak, mengikuti volatilitas harga emas dunia. Emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. Sudah berhasil naik selama 3 hari berturut-turut, bahkan belum turun sejak Sabtu kemarin.

Berdasarkan statistik dari situs resmi PT Antam, Logammulia.com, harga emas Antam hari ini naik Rp. 4.000/gram. Emas seberat 1 gram dijual seharga Rp. 925.000/bar, persentase kenaikan 0,43 persen .

PT Antam menawarkan emas batangan mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram, semuanya turun. Namun, harga jual tersebut belum termasuk pajak 0,9 persen untuk pembelian tanpa menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,45 persen dengan NPWP.

Harga emas dunia pada perdagangan Kamis mampu menguat 0,3% menjadi US$ 1.782,76/troy ounce. Harga emas dunia kini telah naik selama 3 hari berturut-turut, disusul oleh emas Antam. Harga Emas Antam Sudah berhasil naik

🔥TRENDING:  Syarat dan Tabel Pinjaman KUR Bank Mandiri

Lonjakan emas dunia kemarin setelah salah satu eksekutif bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) mengatakan bahwa tapering atau penurunan nilai program pembelian aset (quantitative easing/QE) harus dilakukan, namun untuk kenaikan suku bunganya masih jauh.

Sebelumnya, pasar telah memperkirakan kenaikan suku bunga pada September 2022. Sedangkan tapering kemungkinan besar akan dilakukan bulan depan atau awal Desember.

Emas sejauh ini telah dihambat oleh masalah tapering dan peningkatan suku bunga di AS. Maklum, tapering pernah terjadi di tahun 2013, dan harga emas saat itu terus turun hingga tahun 2015.

Akibatnya, investor pasti lebih waspada. Namun ada perbedaan, inflasi tahun 2013 tidak setinggi sekarang, sehingga masih belum pasti bagaimana respon emas saat dilakukan tapering.

🔥TRENDING:  Cara Mudah Menghitung Harga Pokok Produksi, Beserta Contohnya

Emas telah lama dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Namun sejauh ini tahun ini masih terdepresiasi sekitar 6 persen , sehingga layak untuk emas di masa depan untuk mengungkapkan “identitasnya” lagi sebagai lindung nilai terhadap inflasi, yang telah ditunjukkan sejak lama.

Kesimpulan:

Harga emas batangan di Pegadaian naik cukup drastis pada Rabu (3/11), menjelang rilis kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) The Fed akan mengumumkan tapering yang akan berpengaruh besar terhadap harga emas internasional. Jika tapering dilakukan dengan cepat, dan ada petunjuk bahwa suku bunga mungkin akan dinaikkan tahun depan, emas berada dalam bahaya anjlok.

Back to top button