Saham Konglomerat Ambles! JARR, WIFI, PGUN, BRPT Terkapar Pekan Ini

 

Analis Ungkap Biang Kerok IHSG Jeblok 2,57% ke Bawah 8.000

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pekan yang penuh tekanan sepanjang periode perdagangan 13-17 Oktober 2025. Pelemahan signifikan ini sebagian besar dipicu oleh kinerja buruk saham-saham dari emiten konglomerat yang secara signifikan membebani pergerakan indeks di pasar modal.

Berdasarkan data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup anjlok 2,57% ke level 7.915,66 pada penutupan perdagangan Jumat, 17 Oktober 2025. Posisi ini mencerminkan penurunan mingguan yang lebih dalam, yakni sebesar 4,24% dibandingkan dengan level IHSG pada pekan sebelumnya yang berada di 8.257,86.

Pada perdagangan terakhir pekan tersebut, tekanan jual sangat terasa pada saham-saham emiten yang terafiliasi dengan konglomerat besar. Sejumlah nama besar di bursa harus menghadapi koreksi harga yang signifikan, memicu kekhawatiran di kalangan investor.

Di antara jajaran emiten milik Prajogo Pangestu, beberapa saham utama mengalami pelemahan tajam. Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) anjlok 7,12%, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) terkoreksi 8,72%, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) jeblok 9,66%, PT Petrosea Tbk. (PTRO) merosot 5%, dan PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) turut melemah 5,1%.

Pelemahan juga melanda saham emiten dari konglomerat lainnya. Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI), yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo, merosot tajam 14,51%. Sementara itu, emiten milik Haji Isam juga mengalami tekanan berat; saham PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) bahkan menyentuh batas auto reject bawah (ARB) dengan penurunan 14,99%, senasib dengan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) yang anjlok 14,85%.

Gambaran merah pada saham-saham emiten konglomerat memang mendominasi sentimen pasar sepanjang pekan ini. Berdasarkan analisis data yang dihimpun oleh Bisnis, seluruh saham yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu dan Hapsoro kompak mengalami koreksi. Demikian pula dengan mayoritas saham emiten milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, dan Sugianto Kusuma alias Aguan, yang juga terlihat melemah.

Selama periode 13-17 Oktober 2025, beberapa emiten mencatatkan penurunan kinerja mingguan paling dalam. Saham JARR memimpin daftar koreksi dengan terjun bebas 42,48%. Diikuti oleh saham WIFI yang anjlok 29,25%, saham RATU amblas 23,81%, dan saham MLPT yang juga merosot tajam hingga 37,53%.

Berikut kinerja saham emiten-emiten konglomerat 13-17 Oktober 2025:

Konglomerat Kode Saham Kinerja Saham 1 Minggu
Prajogo Pangestu BREN -5.58%
BRPT -14.72%
CDIA -5.58%
CUAN -11.52%
PTRO -6.01%
TPIA -14.51%
Haji Isam JARR -42.28%
PGUN 5.63 %
TEBE -35.19%
Aguan CBDK -15.19%
PANI -4.75%
PDPP -9.91%
Hapsoro BUVA -6.67%
MINA -23.21%
RAJA -21.59%
RATU -23.81%
SINI -4.35%
Djarum BBCA 1.35 %
BELI 1.64 %
DATA 13.21 %
HEAL -3.15%
RANC -27.72%
SSIA -15.07%
SUPR 0.00 %
TOWR 3.81 %
Anthoni Salim & Toto Sugiri DCII -5.53%
Hashim Djojohadikusumo WIFI -29.52%
Aburizal Bakrie BRMS 9.04 %
BUMI -7.25%
DEWA -15.73%
ENRG -6.25%
VKTR 0.00 %
BNBR -10.20%
Garibaldi Thohir AADI 1.30 %
ADRO -5.71%
ADMR -12.77%
BFIN 0.67 %
ESSA -14.49%
MBMA -12.70%
EMAS 12.85 %
MDKA -1.27%
Lippo MLPT -37.53%
MLPL -30.97%
LPLI -18.33%
SILO -1.33%
LPKR -12.00%
LPCK -8.87%
Sinar Mas DSSA -6.55%
SMAR -0.20%
BSDE -12.38%

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan berat pada periode 13-17 Oktober 2025, anjlok 2,57% ke level 7.915,66 dan mencatat penurunan mingguan 4,24%. Pelemahan signifikan ini dipicu oleh kinerja buruk saham-saham emiten konglomerat. Hal tersebut secara signifikan membebani pergerakan indeks di pasar modal.

Sejumlah saham konglomerat besar terkoreksi tajam, termasuk PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) milik Prajogo Pangestu dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) dari Hashim Djojohadikusumo. Saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) milik Haji Isam juga anjlok, dengan PGUN menyentuh batas auto reject bawah (ARB). Sepanjang pekan, JARR memimpin koreksi mingguan dengan terjun bebas 42,48%, diikuti oleh WIFI dan MLPT.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.