Rancak Media – , JAKARTA–Saham BUMI mencetak rekor transaksi harian tertinggi sejak 2015 pada 23/9/2025.
1. Rekor Transaksi Harian Sejak 2015, Saham BUMI Memanas Selasa (23/9)

Total nilai transaksi harian saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) mencetak rekor tertinggi sejak Oktober 2015 pada perdagangan Selasa (23/9/2025). Pergerakan harga saham BUMI naik 15,70% ke Rp140 pada perdagangan Selasa (23/9/2025). Posisi itu mencerminkan kenaikan 21,74% dalam sepekan terakhir. Berita selengkapnya klik di sini.
2. Historia Bisnis: Ketika Pertamina-Prajogo Pangestu Bangun Proyek RCC Rp4,7 Triliun

Jejak Prajogo Pangestu merambah bisnis minyak dan gas (migas) terekam Bisnis Indonesia edisi Senin, 23 September 1991 lewat artikel berjudul Pertamina-Prajogo Pangestu Bangun Proyek RCC Rp4,7 Triliun. Pada proyek ini Prajogo mengalahkan sejumlah investor lokal lainnya yang juga meminati proyek RCC Cilacap itu. Berikut petikannya. Berita selengkapnya klik di sini.
3. Strategi China Jadikan Emas Senjata Gaet Pengaruh Global

China berencana menjadi kustodian cadangan emas negara lain dalam rangka memperkuat posisinya di pasar komoditas logam mulia global.Menurut sumber yang dekat dengan masalah ini, People’s Bank fo China (PBOC) menggunakan Bursa Emas Shanghai (SGE) untuk menggaet bank sentral di negara-negara sahabat agar membeli emas batangan dan menyimpannya di dalam wilayah negara tersebut. Berita selengkapnya klik di sini.
4. Kompaknya Vanguard & BlackRock di MAPI yang Dikabarkan Bakal Dicaplok Perusahaan Singapura

Seiring kabar akuisisi PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) berembus, pemodal kakap The Vanguard Group Inc. dan BlackRock Inc. kompak bersikap di saham perseroan sepanjang September 2025. Sebelumnya, kabar mengenai akuisisi MAPI oleh Pacific Universal Investments Pte. Ltd. mencuat sejak Rabu (10/9/2025). Berita selengkapnya klik di sini.
5. Bisikan dan Target Harga Baru JP Morgan untuk Vale Indonesia (INCO)

JP Morgan menaikkan target harga saham untuk emiten tambang pelat merah PT Vale Indonesia Tbk. (INCO), meski tak mengubah peringkatnya. Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), INCO ditransaksikan naik 2,39% ke level Rp4.290 per lembar hingga Selasa (23/9/2025) pukul 14:15 WIB. Secara year to date (YtD), banderol itu mewakili kenaikan 18,51%. Berita selengkapnya klik di sini.
