Radiant Ruby Caplok 80% Saham Agung Menjangan Mas

 

JAKARTA – Dunia investasi kembali diramaikan oleh aksi korporasi besar, di mana Radiant Ruby Company Ltd. berencana untuk mengakuisisi mayoritas saham PT Agung Menjangan Mas Tbk. (AMMS). Perusahaan yang dikenal dengan lini bisnisnya di jasa sarana produksi budidaya ikan dan real estat ini akan berpindah tangan hingga 80% kepemilikan sahamnya kepada Radiant Ruby, menandai babak baru bagi kedua entitas tersebut.

Rencana strategis ini telah melalui tahap negosiasi awal yang dikonfirmasi oleh Direktur Utama Agung Menjangan Mas, Hartono Limmantoro, pada tanggal 22 September 2025. Dalam pengambilalihan ini, Radiant Ruby akan secara khusus mengakuisisi 80% saham AMMS dari dua pemegang saham utama, yaitu PT Mandara Mas Semesta dan Hartono Limmantoro sendiri.

Menjelaskan motif di balik langkah ambisius ini, Kuasa Hukum Radiant Ruby Company Ltd., David Viratama Batubra, menegaskan bahwa tidak ada rencana atau kesepakatan terorganisir dengan pihak penjual terkait pengendalian AMMS. Sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi pada Senin (22/9/2025), David menjelaskan bahwa tujuan utama dari aksi pengambilalihan ini adalah semata-mata untuk memperkuat dan mengembangkan lini usaha Radiant di pasar Indonesia.

David lebih lanjut menguraikan bahwa proses negosiasi akuisisi serta penyelesaian seluruh rencana akan dilaksanakan secara langsung antara pihak pembeli dan penjual. Dengan kepemilikan 80% saham, Radiant Ruby secara otomatis akan menjadi pengendali baru bagi AMMS, emiten yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 4 Agustus 2022. Komitmen terhadap regulasi juga ditegaskan, di mana Radiant akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan Peraturan OJK No.9/2018, memastikan setiap tahapan aksi korporasi ini mematuhi semua ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal.

Sentimen positif pasar langsung merespons kabar ini. Pada penutupan perdagangan Senin (22/9/2025), saham AMMS melonjak signifikan sebesar 10% dan ditutup pada level Rp242 per saham. Kenaikan ini melanjutkan tren fantastis perseroan, di mana sepanjang tahun berjalan 2025, saham AMMS telah “terbang” hingga 490,24% dari posisi Rp41 pada akhir tahun 2024, menunjukkan kinerja yang luar biasa di pasar modal.

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan catatan media Bisnis, AMMS sebelumnya berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp24 miliar dari penawaran saham perdana (IPO). Hartono Limmantoro, selaku Direktur Utama AMMS, pernah mengungkapkan bahwa dana hasil IPO tersebut dialokasikan untuk berbagai keperluan modal kerja serta pengembangan bisnis, termasuk pembelian alat operasional yang menunjang kegiatan perseroan.

Meninjau kinerja finansialnya, hingga 30 Juni 2025, AMMS mencatatkan total aset sebesar Rp71,65 miliar. Struktur keuangannya juga menunjukkan total ekuitas mencapai Rp69,62 miliar dan total liabilitas sebesar Rp2,02 miliar. Sementara itu, dari sisi pendapatan, perseroan membukukan Rp7,35 miliar pada semester I/2024, meskipun mengalami penurunan menjadi Rp4,7 miliar pada semester I/2025.

Ringkasan

Radiant Ruby Company Ltd. berencana mengakuisisi 80% saham PT Agung Menjangan Mas Tbk. (AMMS) dari dua pemegang saham utama, PT Mandara Mas Semesta dan Hartono Limmantoro. Aksi korporasi ini, yang dikonfirmasi pada 22 September 2025, bertujuan memperkuat dan mengembangkan lini usaha Radiant Ruby di pasar Indonesia, menjadikan Radiant Ruby sebagai pengendali baru AMMS.

Dalam prosesnya, Radiant Ruby berkomitmen untuk melaksanakan penawaran tender wajib sesuai Peraturan OJK No.9/2018. Pemberitaan ini langsung direspons positif pasar, dengan saham AMMS melonjak 10% pada penutupan perdagangan 22 September 2025, melanjutkan tren kenaikan fantastis hingga 490,24% sepanjang tahun 2025.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.