Saham BBRI, ASII hingga BBNI Dorong Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat

 

Rancak Media – , JAKARTA – Indeks Bisnis-27 pada perdagangan hari ini, Rabu (3/9/2025) dibuka menguat. Pada pembukaan perdagangan kali ini, 20 saham konstituen indeks menguat, 4 turun dan 3 belum bergerak.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia(BEI) pada pukul 09.03 WIB, indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia ini dibuka menguat 0,63% ke 516,31. Saham yang dibuka menguat di antaranya adalah PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) menguat 0,42% ke Rp1.205, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) menguat 0,95% ke Rp2.130 dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menguat 2,59% ke Rp3.560.

Berikutnya, PT Astra International Tbk. (ASII) juga menguat 0,46% ke Rp5.500, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menguat 0,76% ke Rp3.990, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) juga menguat 1,39% ke Rp4.370, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menguat 1,09% ke Rp4.620, dan PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) juga menguat 0,37% ke Rp2.720.

Sebaliknya, konstituen seperti PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dibuka turun 0,63% ke Rp7.950, PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) dibuka turun 0,50% ke Rp1.005, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) dibuka turun 1,32% ke Rp2.250, dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) dibuka turun 0,39% ke Rp25.800.

Pada perdagangan Selasa (2/9/2025), Indeks Bisnis-27 ditutup menguat 0,40% atau 2,06 poin ke 513.04. Penguatan itu sejalan dengan laju indeks harga saham gabungan (IHSG) yang ditutup naik 0,85% atau 65,52 poin ke 7.801,59.

: IHSG Dibuka 7.843, Saham Emiten Emas ANTM dan BRMS Kinclong

Tim riset MNC Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini akan berada di level support 7.680 dan 7.551, sedangkan level resistance di 7.858 dan 8.008.

Laporan tersebut menjabarkan, penguatan IHSG 0,85% ke 7.801 pada Selasa (2/9/2025) masih disertai oleh volume pembelian dan penguatan yang juga mampu break dari MA20.

“Kami perkirakan, posisi IHSG masih rawan untuk terkoreksi kembali, untuk membentuk wave 2 dari wave (3) pada label hitam atau wave 4 dari wave (1) pada label merah. Meskipun menguat, nampaknya akan menguji 7.858-7.922 dan rawan terkoreksi ke 7.233-7.534.

Sementara itu, Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak di level support 7.736 dan 7.668, serta di level resistance 7.900 dan 7.958.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta menjelaskan secara teknikal IHSG diharapkan membentuk fase bullish consolidation setelah terjadinya pola upward bar pada perdagangan Rabu (2/9/2025).

“Market menyambut positif meredanya gejolak domestik yang terjadi dalam sepekan terakhir. Ke depan, Fed Rate akan mulai diturunkan sebesar 25 bps pada bulan ini tentunya memberikan momentum positif terhadap market di tanah air,” ujar Nafan.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.