Penjelasan Secara Lengkap Mengenai Petty Cash

rancakmedia.com – Petty cash adalah salah satu cara yang paling populer, atau kadang disebut kas kecil. Manajemen keuangan penting bagi bisnis untuk memahami bagaimana ia berkembang berdasarkan pendapatan dan pengeluaran.

Bisnis adalah salah satu upaya untuk mendapatkan keuntungan dengan menawarkan jasa atau barang kepada pelanggan. Manajemen keuangan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan operasi bisnis, baik besar maupun kecil.

Pengelolaan keuangan oleh pegawai bagian keuangan meliputi pemilihan sistem yang tepat agar bisnis yang dikembangkan harus benar. Perhatikan bahwa tidak hanya ada perubahan signifikan tetapi juga penyesuaian kecil.

Apa Itu Petty Cash Sebenarnya?

Pengeluaran bisnis tidak hanya melalui biaya transaksi besar, tetapi juga melalui transaksi kecil, tetapi juga melalui jumlah besar. Pengeluaran ini terkadang tidak terdeteksi karena jumlahnya yang kecil dan menimbulkan masalah yang parah. Dalam beberapa dokumen, data keuangan harus dicatat agar dapat dideteksi dengan cepat.

Uang tunai kecil dapat dianggap sebagai sejumlah kecil uang yang disiapkan untuk digunakan oleh bisnis ketika pengeluaran kecil terjadi. Biasanya, uang dalam jumlah kecil ini digunakan ketika bisnis membutuhkan transaksi yang mendesak atau rutin. Sekarang dalam bentuk uang, bukan barang yang dibuat dari petty cash.

Ciri-ciri Petty cash adalah jumlah nominal yang ditetapkan oleh manajemen usaha dalam jumlah tertentu atau dibatasi.

Jumlah nominal yang digunakan biasanya bergantung pada aturan perusahaan tertentu yang disesuaikan dengan ukuran kegiatan. Misalnya, tujuan kas kecil adalah untuk membeli dokumen yang rumit jika Anda harus melanjutkan.

🔥TRENDING:  Pembahasan Mengenai Jurnal Pembalik dan Manfaatnya

Tujuan Pencatatan Petty Cash

Membuat petty cash bukanlah hal yang tidak masuk akal karena kehadirannya yang penting dalam sebuah bisnis. Bahkan bisnis besar masih memiliki Petty cash ini. Petty cash dimaksudkan sebagai berikut:

  • Hindari pengeluaran yang sangat tidak efektif dan tidak efisien ketika diperlukan pengeluaran yang tidak terduga dalam jumlah yang relatif kecil.
  • Permudah pekerja jika mereka ingin memberikan tingkat layanan tertinggi, tetapi menghadapi beberapa kesulitan. Penting juga untuk menjaga hubungan antara bisnis dan mitranya.
  • Mempercepat pelaksanaan suatu kegiatan yang membutuhkan dana secara cepat dan tidak terduga tanpa persiapan sebelumnya.
  • Masalah dengan peralatan atau kebutuhan kantor yang telah habis namun perlu ditangani dengan cukup cepat.

Beberapa Metode Dalam Petty Cash

Beberapa Metode Dalam Petty Cash

Teknik yang sering digunakan oleh perusahaan umumnya berbeda sesuai dengan aturan organisasi. Biasanya pendekatan ini terkait langsung dengan cara pihak-pihak terkait memanfaatkan uang saat ini secara bertahap. Rekaman ini harus dilakukan tanpa kesalahan. Dua teknik Petty cash adalah:

1. Imprest Fund System (Metode Tetap)

Teknik populer pertama adalah metode tetap atau metode impresi, yang selalu memperbaiki jumlah akun yang ada.

Perubahan uang tunai akan diganti dalam jangka waktu tertentu dengan jumlah uang tertentu, misalnya seminggu sekali. Biasanya pengguna kas kecil tidak langsung mencatat, melainkan mengumpulkan bukti transaksi setelah terjadi transaksi.

Karakteristik penggunaan teknik ini adalah bahwa uang tunai saat ini diisi ulang. Pengisian kembali harus dilakukan sesuai dengan pengeluaran yang dilakukan agar jumlah uang yang tersedia sama dengan jumlah yang ditetapkan.

🔥TRENDING:  Penjelasan Mengenai Buku Besar Dan Cara Membuatnya

Pencatatan dilakukan jika jumlah dalam kas kecil tidak mencukupi lagi dan harus diisi kembali.

Fase operasional dari pendekatan ini dimulai dengan memberikan sejumlah uang kepada pemegang kas kecil untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Uang tersebut selanjutnya digunakan dalam transaksi pembayaran seperlunya. Setelah itu, ketika dana hampir habis, akan diisi kembali dengan jumlah yang sama dengan pengeluaran.

2. Fluctuating Fund System (Metode Fluktuatif)

Teknik kedua dan terakhir untuk penanganan Petty cash adalah metode variabel atau metode variabel. Jika jumlah uang yang dimiliki pengguna ditentukan dengan metode tetap, maka jumlah uang tunai akan disesuaikan dengan kebutuhan.

Sistem ini membutuhkan nominal yang tidak boleh sama dengan nominal polis awal.

Misalnya, jika nominal uang awal adalah 1 juta, jumlah uang yang digunakan untuk dikurangi dan diisi kembali.

Perusahaan yang menggunakan metode ini dapat membebankan jumlah sesuai dengan kebutuhan mereka. Jumlahnya dengan demikian tidak boleh identik dengan saldo awal, mungkin bertambah dan berkurang.

Catatan keuangan pembayaran kas kecil harus dicatat dalam jurnal dengan mendebet biaya dan mengkredit perkiraan.

Jumlah uang Petty cash akan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan nasabahnya.

1 2Next page
Back to top button