Advertisement

Apa Saja Fungsi Pajak Dalam Perekonomian Indonesia

Rancakmedia.com – Apa saja fungsi pajak? pada artikel kami berikut ini akan mebahas tentang fungsi pajak dalam perekonomian dilengkapi dengan pengertian dan peran pajak, agar lebih jelasnyasilahkan baca artikel ini sampai habis ya, selamat membaca.

Kamu pasti sering mendengar kata pajak yang merupakan pungutan yang dipungut oleh pemerintah untuk menghasilkan pendapatan negara. Nah biasanya, pajak itu merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar yang bisa diperoleh pemerintah dari suatu negara.

Pengertian Apa Itu Pajak

Pajak adalah pembayaran, atau dapat juga disebut sebagai iuran, oleh orang pribadi (perorangan atau swasta) atau kelompok perusahaan, yang dibayarkan kepada pemerintah yang dapat diperhitungkan sebagai kewajiban dan dapat dilakukan dengan paksaan.

Pengertian Apa Itu Pajak

Pajak diatur oleh undang-undang kepada orang-orang tertentu yang kategorinya termasuk dalam peraturan perundang-undangan yang disebut juga sebagai wajib pajak.

Di Indonesia sendiri, tingkat kepatuhan masyarakat saat membayar pajak berkisar 12 hingga 13 persen. Angka ini menunjukkan bahwa kepatuhan pajak masyarakat Indonesia berada pada level yang rendah, bahkan peringkat terendah di Asia Tenggara.

Pajak digunakan oleh negara untuk mendanai pembangunan dan mendanai pengeluaran pemerintah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di negara ini.

Nah itulah pengertian pajak secara luas yang bisa kami sampaikan pada artikel di atas. Nah selain itu kami juga membahasan tentang ciri-ciri yg ada pada pajak yang di katakan oleh R Santoso Brotodihardjo,SH seorang ahli hukum pajak, berikut penjelasannya:

  1. Pajak dipungut oleh pemerintah dari rakyatnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang diatur dan ditetapkan dengan undang-undang.
  2. Di dalam transaksi pajak tersebut, tidak ada pertimbangan yang dapat ditunjukkan kepada orang pribadi oleh pemerintah pusat atau pemerintah daerah sebagai otoritas yang mampu memungut pajak.
  3. Pajak hanya bisa dipungut oleh negara saja, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tempat tinggal orang tersebut.
  4. Pajak digunakan untuk mendanai pengeluaran pemerintah. Jika telah digunakan untuk belanja pemerintah dan masih terdapat aset lebih atau sisa dana, maka dana lebih tersebut dapat digunakan untuk mendanai investasi publik.
  5. Pajak juga dapat digunakan untuk pengorganisasian atau alat-alat biasa.

Nah itulah ciri-ciri dari pengertian pajak menurut ahli hukum pajak. Berikut ini pajak juga memiliki peranan dalam pembangunan ekonomi, simak berikut ini:

Peran Pajak dalam Pembangunan Ekonomi

Setelah mengetahui apa itu pajak yang telah dibahas secara umum ataupun menurut ahli pajak maka kamu wajib mengetahui bagaimana dengan kedudukan dari pungutan pajak individu dan kelompok.

Peran Pajak dalam Pembangunan Ekonomi

Menurut ahli yaitu Edwin Robert Anderson Seligman (1861-1939) seorang ekonom Amerika , terdapat pada tulisannya di Essays in Taxation. Banyak masyarakat yang belum mengerti tugas dari pajak bahkan ia pun berpendapat bahwa banyak juga masyarakat yang berfikir bahwa pajak itu tidak ada manfaatnya.

Apakah benar asumsi yang ada pada masyarakat itu? kata Brotodiharjo uang yang di hasilkan dari pajak yang dikumpulkan oleh pemerintah tentu saja akan dipakai untuk masyarakat itu sendiri.

Jadi jika individu membayarkan pajak nya, maka secara tidak langsung akan memperoleh manfaat pajak tersebut. Salah satu contoh dari manfaat pajak adalah pembangunan yang selalu berkembang di negaranya sampai kondisi ekonominya menginjak stabil.

Kegunaan tersebut bisa jadi tidak disadari oleh masyarakta yang menyebabkan banyak masyarkat yang beranggapan bahwa pajak tidak ada manfaatnya.

Selain manfaat yang ada di atas, tentu saja pajak mempunyai peran di dalam pembangunan ekonomi, berikut ini peran pajak yang wajib kamu ketahui, simak dibawah ini:

Sebagai Anggaran (Budgeter)

Pemungutan pajak yang merupakan sumber penerimaan bagi keuangan pemerintah, lalu digunakan oleh pemerintah untuk mendanai pengeluaran dan pembangunan negara.

Penerimaan keuangan negara dari pajak daerah lalu dimasukkan ke dalam anggaran pendapatan negara dan belanja negara dalam komponen penerimaan dalam negeri.

Manfaat penerimaan atau bisa juga disebut sebagai budget maker yaitu fungsi utama pemungutan pajak. Akan tetapi, fungsi penerimaan juga dapat digunakan sebagai instrumen untuk membawa dana negara ke kas negara secara maksimal yang berdasarkan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku di sana.

Sebagai Regulator

Peran kedua dari pajak yaitu regulasi. Yang artinya, pajak digunakan sebagai alat untuk mengatur dan melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah di bidang tertentu, dalam bidang ekonomi dan sosial.

Peran ini disebut juga sebagai fungsi tambahan dan juga sebagai fungsi pelengkap dari peran penerima sebelumnya. Peran yang kedua ini bisa digunakan oleh pemerintah untuk dijadikan sebagai alat untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai melalui kebijakan yang ditetapkan dan ditegakkan oleh pemerintah.

Misalnya, pajak atas barang mewah dan minuman keras biasanya lebih tinggi daripada pajak atas barang yang biasa ditemukan dan tidak dijual dengan harga tinggi.

Stabilkan Kondisi Ekonomi Suatu Negara

Pajak juga dapat berperan sebagai faktor stabilitas, artinya pajak dapat membantu menstabilkan kondisi perekonomian suatu negara. Dalam peran pajak yang ketiga ini, pajak memiliki fungsi yang juga dapat digunakan sebagai stabilitas keuangan negara.

Stabilkan Kondisi Ekonomi Suatu Negara

Kapasitas ini bisa dicapai menggunakan cara penyebaran uang yang tersedia di masyarakat melewati pungutan dan pemakaian pajak yang dipakai jadi lebih berguna dan juga bermanfaat.

Jenis dari peran pajak yang ini untuk mendasarkan kebijakan harga yang stabil, tujuannya untuk menahan penurunan yang terjadi di suatu negara itu.

Sebagai Redistribusi Pendapatan

Tugas pajak yang paling akhir yang merupakan redistribusi penghasilan, maksudnya pajak mempunyai kapasitas sebagai penerimaan negara melewati pajak yang sudah dipakai untuk mendanai pengeluaran dan pembangunan negara tersebut.

Jadi bisa untuk membuka peluang kerja manfaatnya meningkatkan penghasilan masyarakat yang menetap di negara tersebut.

Sebelumnya sudah pernah di jelaskan bahwa pajak adalah sumber penghasilan paling besar yang diperoleh pemerintah atau negara. Jadi pajak ini dikeluarkan untuk modal agar membuka lowongan pekerjaan yang baru. Jadi sedikit masyarakat pengangguran yang bertempat tinggal di negara tersebut menjadi sedikit.

Maka dari itu, pengeluaran yang dipakai untuk membuka lapangan kerja dan mendanai gaji pegawai tersebut berputar terus menerus dari masyarakat kembali kepada masyarakat lagi.

Nah itulah empat pembahasan mengenai pungutan wajib yang telah kami berikan diatas, selain peran iuran juga memiliki kegunaan penting untuk terbangunnya ekonomi suatu negara.

Pengambilan iuran wajib ini sangat terikat dengan pembangunan ekonomi negara. Mau negara maju ataupun negara berkembang contohnya Indonesia menentukan pajak gunai salah satu sumber yang penting untuk dapat mendanai pembangunan negara, seperti pembangunan ekonomi.

Selanjutnya pajak juga mempunya manfaat didalam penggolongan ekonomi, menurut Wilhelm Spiegelberg (25 Juni 1870 – 23 Desember 1930) seorang Egiptologis asal Jerman menjelaskan bahwa fungsi pajak sebagai berikut ini:

  1. Pajak sebagai pengatur tingkat pendapatan yang ada di sektor swasta.
  2. Pajak mempunyai manfaat untuk mengadakan redistribusi pendapatan.
  3. Pajak memiliki manfaat untuk mengatur isi dari pengeluaran swasta.

Selain tiga manfaat yang telah di kemukakan spiegelberg di atas, nah kamu juga wajib mengetahui fungsi pokoknya dibawah ini:

Apa Saja Fungsi Pajak Menurut Soemitro

Berdasarkan rochmat soemitro yang ada dalam buku pengantar singkat hukum pajak, terdapat dua fungsi pokok dari iuran wajib dalam pembangunan ekonomi negara, simak berikut ini:

Fungsi Pajak Menurut Soemitro

Fungsi Anggaran atau Budgeter

Manfaat yang pertama dari iuran wajib untuk dapat menjalankan kewajiban rutin negara untuk melakukan pembangunan. Agar memperoleh tujuan itu maka negara memerlukan pendanaan.

Asal pembiayaan yang bisa didapatkan pemerintah untuk mencapai tujuan pembangunan ini salah satunya melalui iuran wajib.

Manfaat pajak untuk budgeter yaitu iuran wajib yang dipakai sebagai alat ataupun asal pemasukan dana lalu dimasukan ke dalam kas negara itu dan dipakai secara terus menerus agar dapat mendanai pengeluaran negara tersebut.

Pemerintah dapat memakai pembiayaan dari iuran sebagai investasi pemerintahan apabila ada dana lebih dari pengeluaran terus menerus negara. Akan tetapi sisa tersebut tidak cukup untuk mendanai pembangunan negara, lalu negara tersebut bisa berhutang dari pihak luar negeri sebagai salah satu jalan untuk membiayai pembiayaan.

Didalam fungsi pertama ada fungsi demokrasi lalu apa fungsi nya?

Manfaat demokrasi adalah pelaksanaan sistem kekeluargaan ataupun gotong royong rakyat yang menyadarkan kesetiaannya negara itu.

Masyarakat dalam manfaat ini akan secara sukarela memberikan beberapa pendapatan untuk mendanai pengeluaran negara untuk kepentingan publik pendapatannya berbentuk uang.

Fungsi Mengatur atau Regulator

Fungsi pokok pajak dalam pembangunan ekonomi yang kedua adalah sebagai pengatur atau memiliki fungsi pengaturan.

Artinya pajak digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan tertentu. Pajak memegang peranan penting dalam fungsi ini, yaitu mendorong pengalokasian dana dari tabungan pribadi ke investasi pribadi.

Misalnya, pemerintah dapat memberikan keringanan pajak untuk mendorong investor mengalihkan dana yang disimpannya ke dalam investasi, atau disebut investasi.

Bentuk keringanan pajak ini dapat berupa pembebasan pajak dan keringanan pajak, keringanan pajak yang dimaksud juga dapat disebut dengan insentif pajak.

Fungsi regulasi ini juga dapat disebut sebagai kebijakan fiskal atau kebijakan fiskal. Fungsi pengaturan ini merupakan fungsi fiskal yang terdiri dari tiga fungsi utama, yaitu fungsi alokasi, fungsi distribusi, dan fungsi stabilisasi.

Fungsi Alokasi

Fungsi alokasi ini adalah fungsi untuk mengalokasikan sumber dana yang digunakan atau sudah digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat negara.

Misalnya, pajak dapat digunakan untuk menambah jumlah petugas polisi, yang terkadang tidak mencukupi mengingat pertumbuhan penduduk negara tersebut.

Fungsi alokasi ini digunakan oleh pemerintah ketika pasar tidak menghasilkan barang atau jasa apapun, mengharuskan pemerintah untuk campur tangan, misalnya dengan menyediakan barang-barang publik, seperti membangun jembatan, pelabuhan, dan pembangunan dan pengeluaran lainnya untuk kepentingan umum.

Dalam fungsi alokasi ini, pemungutan pajak merupakan sumber pendanaan yang paling efektif untuk mendanai pengadaan barang publik.

Selain itu, pengadaan barang publik yang dibiayai pajak memiliki keunggulan seperti mencetak uang, meminjam ke luar negeri, meminjam di dalam negeri, dan mampu menjual cadangan devisa negara.

Fungsi Distribusi

Fungsi pajak yang kedua adalah fungsi distribusi, artinya pajak ini dapat menyeimbangkan distribusi pendapatan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat. Karena terkadang ketidaksempurnaan di pasar dapat menyebabkan kesenjangan antar kelompok melebar dan timbul kecemburuan sosial.

Untuk mencegahnya, negara kemudian mengatur dengan undang-undang bahwa orang kaya harus menyisihkan sebagian dari pendapatannya dengan mewajibkan golongan tersebut untuk membayar pajak sesuai dengan kemampuannya.

Fungsi Stabilisasi

Fungsi ketiga dan terakhir dari fungsi fiskal adalah fungsi stabilisasi. Artinya pemungutan pajak ini dapat digunakan oleh pemerintah terkait untuk menstabilkan situasi perekonomian negara. Contohnya adalah memungut pajak yang tinggi untuk mengatasi inflasi.

Selain itu, pemerintah juga dapat mengatasi deflasi dengan menurunkan pungutan wajib. Dengan memberikan pajak, jumlah uang yang beredar di masyarakat dapat ditingkatkan hingga deflasi dapat diatasi. Kamu dapat belajar lebih banyak tentang peran dan fungsi pajak melalui buku-buku tentang pajak.

FAQ

Berikut ini beberapa tanya jawab mengenai fungsi pajak dalam perekonomian sebagai berikut:

Bagaimana Pajak Dapat Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi?

Pemungutan pajak dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi positif atau negatif, karena pajak pada umumnya dipungut atas pendapatan, atas berbagai jenis transaksi yang benar-benar terjadi dalam kehidupan masyarakat, dan juga atas harta benda masyarakat.

Bagaimana Pajak Dapat Mempengaruhi

Bagaimana Pajak Mempengaruhi Pendapatan Nasional?

Ketika beban pajak meningkat, pendapatan disposabel relatif menurun. Ketika pendapatan disposabel turun, begitu juga konsumsi relatif. Penurunan konsumsi akan mempengaruhi penurunan keseimbangan pendapatan nasional.

Bagaimana Dampak Pajak Terhadap Kesejahteraan?

Pajak yang dibayarkan oleh masyarakat digunakan oleh pemerintah untuk kesejahteraan rakyat, antara lain: mensubsidi barang-barang yang dibutuhkan masyarakat dan membayar utang pemerintah. Selain itu, pajak juga digunakan untuk mendukung usaha mikro, kecil dan menengah agar perekonomian dapat terus berkembang.

Kesimpulan

Pajak adalah pembayaran, atau dapat juga disebut sebagai iuran, oleh orang pribadi (perorangan atau swasta) atau kelompok perusahaan. Pajak dipungut oleh pemerintah dari rakyatnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang diatur dan ditetapkan dengan undang-undang.

Pemungutan pajak yang merupakan sumber penerimaan bagi keuangan pemerintah kemudian digunakan oleh pemerintah untuk mendanai belanja negara dan pembangunan. Demikian artikel yang dapat kami sampaikan semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel Rancakmedia.com Lainnya di Google News

Tombol kembali ke atas