Advertisement

Pengertian Serta Cara Menyusun Skala Prioritas Kebutuhan

Rancakmedia.com – Pada artikel berikut ini kami akan menjelaskan pengertian dari skala prioritas kebutuhan, Agar kamu bisa menggunakan uang hanya untuk mengedepankan hal yang penting saja.

Kebutuhan adalah hal yang harus terlebih dahulu diprioritaskan. Dalam ilmu ekonomi, kita mengenal istilah “skala prioritas”. Ini mengacu pada daftar kebutuhan kita dari yang paling penting hingga yang paling tidak penting atau yang bisa ditunda pemenuhannya.

Karena pada dasarnya manusia memiliki begitu banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, sedangkan sumber daya atau alat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut jumlahnya terbatas, itulah tujuan seseorang membuat skala prioritas.

Masing-masing dari empat kuadran skala prioritas dapat dipecah menjadi beberapa jenis kebutuhan berdasarkan signifikansinya. Sebagai gambaran skala prioritas, mendapatkan makanan lebih penting daripada memiliki tempat tinggal. Setelah kebutuhan mendesak terpenuhi, barulah pertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan tambahan.

Apa Pengertian dari Skala Prioritas Kebutuhan?

Skala prioritas kebutuhan adalah ukuran kebutuhan yang dikelompokkan dalam daftar tergantung pada tingkat kebutuhan seseorang, mulai dari kebutuhan yang paling penting hingga yang mungkin ditunda.

Apa Pengertian dari Skala Prioritas Kebutuhan

Dengan menyusun daftar prioritas, kita dapat mengetahui kebutuhan mana yang harus diprioritaskan dan mana yang dapat ditunda, sehingga kebutuhan konsumtif dapat dihindari.

Faktor yang Mempengaruhi Skala Prioritas Kebutuhan

Beberapa variabel khusus untuk setiap individu menentukan prioritas kebutuhan individu itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa elemen tersebut:

Tingkat Pendapatan

Kemampuan seseorang untuk membayar atau memenuhi kebutuhan sehari-hari berbanding lurus dengan pendapatannya. Semakin besar pendapatan seseorang maka semakin banyak alternatif pilihan untuk kebutuhan hidupnya.

Sebaliknya, semakin rendah pendapatan seseorang maka alternatif pilihan untuk kebutuhan hidupnya akan semakin kecil. Jadi prioritas kebutuhan akan berbeda antara orang yang berpenghasilan tinggi dan mereka yang berpenghasilan rendah.

Status Sosial (Kedudukan dalam Masyarakat)

Kebutuhan seseorang dapat dipengaruhi oleh prioritas sosialnya. Misalnya, seorang guru akan memprioritaskan kebutuhan bahan ajar dibandingkan dengan alternatif alternatif lainnya.

Hal yang berbeda mungkin dirasakan ketika berhadapan dengan orang-orang yang memiliki status sosial sebagai dokter di masyarakat. Kebutuhan prioritas mereka mungkin cenderung peralatan medis.

Lingkungan Sosial

Kehidupan lingkungan sosial masyarakat juga akan berdampak pada prioritas kebutuhan hidup seseorang. Misalkan kita hidup dalam suasana individu yang berkecukupan, maka kebutuhan prioritas kita mungkin terfokus pada mobil mewah, tempat tinggal mewah, rumah susun, koper bermerek, dan sebagainya.

Dalam menyikapi kebutuhan, individu memprioritaskan kebutuhan yang dianggap penting, mendasar, dan mendesak. Setelah kebutuhan tersebut terpenuhi, orang akan memenuhi kebutuhan prioritas berikutnya, guna mencapai kesenangan yang maksimal.

Cara Menyusun Skala Prioritas Kebutuhan

Cara Menyusun Skala Prioritas Kebutuhan

ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan terlebih dahulu sebelum menyusun skala prioritas kebutuhan, seperti:

Tingkat Urgensi

Dalam kamus bahasa Indonesia, urgensi digambarkan sebagai “kebutuhan yang mendesak”. Sedangkan terkait dengan skala prioritas, derajat urgensi merupakan signifikansi suatu kebutuhan yang harus dipetik dan harus didahulukan.

Misalnya, pada hari Senin ada seorang siswa yang akan pergi ke sekolah. Pada hari itu ia ditunjuk oleh para instruktur untuk menjadi petugas upacara. Di tengah perjalanan, ia teringat bahwa ia lupa alat tulisnya di rumah, dan jika pulang ia akan terlambat menghadiri upacara.

Mana yang lebih penting, dan mana yang harus didahulukan oleh siswa? Dalam hal ini, pergi ke acara itu lebih penting daripada meminjam alat tulis dari siswa lain.

Kesempatan yang Dimiliki

Terkadang kita dihadapkan pada keadaan dimana kesempatan hanya datang sekali seumur hidup, dan pada saat itu skala prioritas kita untuk kesempatan tersebut harus didahulukan dari prioritas lainnya.

Pertimbangan Masa Depan

Untuk memilih skala prioritas kebutuhan kadang kita disulitkan oleh sebuah pilihan. Agar tidak menyesali mereka di masa depan, kekhawatiran di masa depan adalah sesuatu untuk dipikirkan.

Ketika memilih jurusan perguruan tinggi setelah sekolah menengah, misalnya, penting untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan untuk jurusan yang disukai sebelum membuat pilihan akhir.

Kemampuan diri

Sekalipun keputusan kita sangat bagus, itu akan sia-sia jika kita juga tidak melengkapi diri kita dengan talenta-talenta yang diperlukan.

Ketika kita berbicara tentang “kemampuan diri”, yang kita maksudkan adalah kapasitas untuk membuat keputusan berdasarkan keterampilan dan pengetahuan kita, bukan keinginan atau keinginan kita. Sebelum mengembangkan skala prioritas, semua aspek ini harus dipertimbangkan. Tabel skala prioritas mungkin memudahkan untuk mengetahui kebutuhan mana yang harus didahulukan.

Tujuan atau Manfaat Menyusun

Tujuan atau Manfaat Menyusun Skala Prioritas Kebutuhan

Untuk lebih memahami keuntungan dari memprioritaskan kebutuhan tertentu, pertama-tama kita perlu memeriksa alasan untuk memprioritaskan mereka. Dalam skenario ini, ada berbagai manfaat yang bisa kita peroleh jika kita membangun skala prioritas kebutuhan. Manfaat ini meliputi:

Mengetahui Urutan Prioritas Kebutuhan

Memprioritaskan kebutuhan dalam konteks apa pun ekonomi, bisnis, kebutuhan sehari-hari, dan sebagainya setelah membuat skala prioritas memungkinkan kamu langsung melihat kepentingan relatifnya.

Sebagai contoh, jika kamu memprioritaskan kebutuhan sehari-hari, kamu akan tahu apa yang perlu diurus sekarang dan apa yang bisa menunggu sebentar lagi. Jika kamu membuat skala prioritas, kamu dapat mengetahui urutan kepentingan permintaan yang berbeda.

Memudahkan dalam Mengatur Kebutuhan

Setelah kamu mengetahui urutan prioritas kebutuhan kamu melalui penyusunan skala prioritas kebutuhan, akan lebih mudah bagi kamu untuk menetapkan prioritas kebutuhan kamu.

Ini sangat membantu jika kamu dibatasi dalam beberapa hal (misalnya, oleh uang, waktu, atau lokasi), karena membantu kamu mengetahui kebutuhan mana yang paling penting dan mencegah kamu membeli barang-barang yang tidak benar-benar kamu butuhkan.

Sebagai Petunjuk Pengambilan Keputusan

kamu dapat menggunakan skala prioritas untuk membantu kamu membuat pilihan. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, dengan memasang skala prioritas, kamu akan mengetahui prioritas mana yang paling penting sehingga dengan modal ini kamu dapat membuat penilaian yang tepat dan semuanya akan terarah.

Membantu Menghemat Waktu dan Biaya

Membuat skala prioritas merupakan salah satu langkah yang dapat membantu menghemat waktu dan biaya, karena dengan menetapkan skala prioritas menjadi jelas antara bagian yang harus dikerjakan atau diperoleh terlebih dahulu dengan bagian yang dapat ditunda, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga. biaya yang diperlukan untuk semuanya. pekerjaan yang dilakukan dengan baik dalam hal efisiensi dan efektivitas.

Membantu Perencanaan Kebutuhan Mendatang

Dengan menentukan prioritas, kita dapat membuat strategi untuk kebutuhan masa depan. Skala prioritas dapat digunakan dari kebutuhan yang paling mendesak hingga yang paling tidak mendesak.

Dengan begitu, kita dapat membuat persiapan untuk kebutuhan di masa depan, misalnya membangun rekening tabungan untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan di masa depan.

Itulah beberapa manfaat memiliki skala prioritas kebutuhan. Tentu saja, dalam konteks yang lebih luas, masih banyak lagi manfaat yang tidak termasuk dalam daftar ini. Tetapi yang diketahui adalah bahwa memilih prioritas adalah kegiatan yang sangat membantu.

Langkah Menyusun Skala Prioritas Kebutuhan

Langkah-Langkah Menyusun Skala Prioritas Kebutuhan

Sebelum menyusun skala prioritas, ada banyak tindakan yang harus dilakukan. Tata cara penyusunan skala prioritas ini adalah sebagai berikut:

  1. Buat daftar semua keinginan dan kebutuhan kamu
  2. Tempatkan kebutuhan kamu dalam urutan prioritas
  3. Membuat catatan kebutuhan alokasi dana yang ada
  4. Pilih kebutuhan yang paling menguntungkan dari catatan yang ada
  5. Lengkapi semua kebutuhan pada daftar yang telah ditentukan

Contoh Penyusunan Skala Prioritas Kebutuhan

Rani adalah siswa SMA uang bulanannya Rp 1.000.000,00 per bulan. Rani harus memanfaatkan uang ini dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan sekolah. Agar uang tersebut dapat digunakan dengan sebaik mungkin, Rani menetapkan skala prioritas kebutuhan sebagai berikut:

Rincian keinginan dan kebutuhan Rani, sesuai alokasi dana sebagai berikut

  1. Transportasi Rp. 5.000,00
  2. Alat tulis Rp. 10.000,00
  3. Buku paket Rp. 50.000,00
  4. Seragam baru Rp. 200.000,00
  5. Sepatu baru Rp. 100.000,00
  6. Uang jajan Rp. 20.000,00
  7. Komik baru Rp. 15.000,00
  8. Nonton di bioskop Rp. 30.000,00
  9. Nongkrong di kafe Rp. 15.000,00

Kebutuhan yang memberi manfaat secara optimal

Rani menggunakan bagan skala prioritas berikut untuk mengidentifikasi kebutuhan dengan potensi manfaat terbesar: Dari skala prioritas di atas, Rani akhirnya membuat pemilihan prioritas dari yang paling penting hingga yang paling tidak penting sebagai berikut:

  1. Membeli alat tulis, buku paket dan menyisihkan uang untuk biaya trasfortasi ke sekolah.
  2. Membeli seragam dan sepatu baru yang sudah usang dan rusak.
  3. Menyisihkan uang untuk keperluan jajan di sekolah agar tidak lemas saat belajar.

Nampaknya Rani harus mengurangi hobinya membeli komik baru, nonton bioskop dan nongkrong di kafe agar uangnya cukup, tetapi jika ada uang lebih Rani bisa kembali menjalankan hobinya.

Itulaha adalah contoh menyusun daftar kebutuhan mendesak dan kurang mendesak untuk tujuan menyusun skala prioritas prioritas kebutuhan.

Kesimpulan

Skala prioritas kebutuhan adalah ukuran kebutuhan yang dikelompokkan dalam daftar tergantung pada tingkat kebutuhan seseorang. Faktor-faktor seperti pendapatan, kedudukan sosial dan faktor-faktor lain menentukan prioritas kebutuhan individu itu sendiri.

Dalam menyikapi kebutuhan, individu memprioritaskan kebutuhan yang dianggap penting, mendasar, dan mendesak. Saat membuat skala prioritas, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan terlebih dahulu, seperti: Tingkat Urgensi, Kompleksitas, Keadaan, dan Lingkungan Sosial.

Back to top button