Advertisement

Cara Menyusun Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Rancakmeida.com – Agar perusahaan dagang berjalan lancar, kamu harus menyusun laporan keuangan dengan baik dan benar. Untuk itu pada artikel dibawah ini kami akan memberikan infomasi lengkapnya.

Laporan keuangan penting untuk mengetahui kemajuan suatu usaha atau bisnis setiap periodenya. Laporan keuangan bisnis adalah metode cepat untuk mempelajari seberapa baik kinerjanya, apakah menghasilkan laba atau tidak, dan apa yang akan terjadi di masa depan.

Khusus di perusahaan perdagangan, laporan keuangan juga penting untuk mempermudah pemilik usaha atau pihak yang berkepentingan untuk mengevaluasi bagaimana kesehatan keuangan perusahaan, yang kemudian dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan untuk rencana masa depan.

Dalam ukuran perusahaan yang besar, laporan tersebut dijadikan acuan oleh investor. Karena data yang diberikan mengungkapkan kesehatan keuangan bisnis.

Tentang Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Laporan keuangan perusahaan biasanya dibuat pada akhir setiap periode bisnis. Namun, soal waktu atau periode ketika laporan keuangan diterbitkan, itu tergantung pada preferensi pemilik bisnis.

Beberapa melakukannya setiap bulan, sementara yang lain menghasilkan laporan keuangan setiap minggu. Namun yang jelas setiap bentuk bisnis akan selalu membutuhkan laporan keuangan, termasuk perusahaan dagang tentunya.

Tentang Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Dalam perusahaan bisnis, perusahaan perdagangan menawarkan produk kepada pengguna akhir. Dengan kata lain, perusahaan bisnis ini menjual produk berwujud, seperti pakaian jadi, gadget, mobil, dan bentuk perdagangan lainnya.

Perusahaan dagang merupakan salah satu bentuk usaha yang mudah dikelola karena berdasarkan metodenya, perusahaan dagang akan memperoleh suatu barang dan kemudian menjualnya kembali tanpa mengubah esensi dan bentuk produknya. Melalui prosedur ini, perusahaan dagang juga menerima keuntungan atau profit.

Sejauh ini, tiga kategori produk tersedia untuk dijual:

  1. Bahan baku dalam bentuk barang belum jadi
  2. Bahan baku dalam bentuk barang setengah jadi. Misalnya bahan makanan
  3. Barang jadi

Setiap perusahaan perdagangan, seperti jenis perusahaan lainnya, pasti akan memberikan laporan keuangan. Hal ini berlaku baik untuk perusahaan skala kecil maupun skala besar dengan puluhan ribu orang, yang keberadaannya mengandalkan keuntungan perusahaan dalam menjual barang-barangnya.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Laporan keuangan perusahaan dagang diklasifikasikan ke dalam berbagai bentuk, yang meliputi laporan laba rugi, laporan neraca, laporan arus kas, dan laporan perubahan modal. Tergantung pada persyaratan perusahaan perdagangan kamu, masing-masing jenis laporan ini memiliki tujuan tertentu dan memberikan data yang berbeda.

Laporan Laba Rugi

Laporan keuangan perusahaan perdagangan yang dibuat dalam waktu tertentu dengan menghitung semua pendapatan dan mengurangi pengeluaran, seperti biaya operasional, biaya penyusutan, biaya administrasi, dan biaya lain yang harus dibayar untuk mendapatkan pendapatan tersebut.

Neraca

Laporan yang dibuat untuk mengetahui nilai debet dan kredit dalam keuangan perusahaan.

Laporan Arus Kas

Menunjukkan seberapa besar jumlah kas masuk dan kas keluar sehingga laporan keuangan ini memiliki pengaruh pada topik yang berkaitan dengan investasi atau tambahan modal.

Laporan Arus Kas

Laporan Perubahan Modal

Nah, jika perusahaan dagang kamu mengalami perubahan modal, maka wajib menyampaikan laporan perubahan modal untuk mengetahui jumlah modal yang dimiliki oleh perusahaan dagang tersebut dalam waktu tertentu.

Untuk menentukan posisi modal perusahaan perdagangan kamu saat ini dan historis, kamu harus menyiapkan laporan perubahan modal di akhir setiap periode waktu.

Cara Menyusun Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Untuk menghasilkan laporan keuangan berikut, kamu perlu mengetahui informasi apa yang harus disertakan dalam laporan keuangan perusahaan perdagangan.

Menyusun Neraca Saldo

Hal pertama yang mungkin kamu lakukan adalah membuat neraca percobaan, yang juga merupakan daftar akun buku besar dengan saldo debet atau kredit dari perusahaan.

kamu hanya dapat membuat neraca saldo ini jika akuntansi untuk semua jurnal telah selesai. Neraca saldo yang telah disesuaikan adalah nama yang diberikan untuk neraca saldo pada awal proses.

Membuat Jurnal Penyesuaian

Untuk tujuan mengalokasikan pendapatan dan biaya pada periode dimana pendapatan dan biaya tersebut benar-benar terjadi, jurnal penyesuaian dibuat dengan sengaja.

Tahap ini berperan penting dalam mengoreksi transaksi-transaksi tertentu yang belum dicatat sehingga terjadi ketidaksesuaian pada akhir periode. Saat membuat entri penyesuaian ini, pastikan untuk menyertakan semua data asli.

Baca Juga:  Cara Memahami Laporan Keuangan Perusahaan

Membuat Laporan Keuangan

Pada langkah berikutnya, kamu dapat mulai menyiapkan tiga jenis laporan keuangan yang dibahas di awal artikel ini: laporan laba rugi, neraca, dan laporan perubahan modal. Karena jumlah nominal yang akan dilaporkan di neraca atau laporan laba rugi sebelumnya dipisahkan, laporan keuangan ini dapat dibuat di neraca. Laporan keuangan yang kamu hasilkan akan lebih mudah dipahami sebagai akibat dari pembagian ini.

Menyusun Neraca Lajur

Membuat laporan keuangan dapat menjadi lebih mudah dengan menggunakan lembar kerja, seperti yang digambarkan pada gambar di atas. Neraca saldo adalah langkah pertama dalam membuat lembar kerja, dan buku harian penyesuaian adalah yang kedua. Jumlah yang tepat akan ditampilkan di kolom neraca saldo dan selanjutnya akan dicatat dalam neraca dan laporan laba rugi.

Penyesuaian dan Penutupan Rekening

Saatnya untuk menutup akun laba-rugi nominal sementara ini dan memindahkan laba ke akun laba-rugi yang tidak dibagikan setelah kamu selesai mengoreksi laporan keuangan buku besar. Lanjutkan dengan memasukkan informasi ke dalam buku besar sesuai dengan akun yang bersangkutan.

Menyusun Neraca Saldo Penutupan

Pada langkah terakhir penyusunan laporan keuangan perusahaan dagang, kamu akan diminta untuk memeriksa kembali saldo debet dan kredit pada rekening-rekening yang masih terbuka melalui neraca saldo penutupan, tetapi tidak mencantumkan nominal yang telah ditutup. Tujuannya adalah untuk memudahkan kamu dalam menyusun buku harian di periode berikutnya.

Laporan Persediaan (Inventory)

Laporan persediaan diperlukan dalam perusahaan dagang selain laporan keuangan. Laporan ini merupakan satu-satunya pembeda dan memiliki fungsi yang sangat penting, karena mencakup harta kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan dagang untuk dijual dalam kegiatan usaha biasa, atau barang-barang yang akan digunakan untuk menciptakan barang yang akan dijual.

Perusahaan dagang dan manufaktur memiliki laporan persediaan, tetapi perusahaan jasa tidak. Namun perbedaan tersebut tetap ada, karena perusahaan dagang hanya memiliki persediaan produk, tetapi perusahaan manufaktur memiliki tiga bentuk persediaan, yaitu persediaan bahan baku, persediaan barang dalam proses, dan persediaan barang jadi atau siap jual.

Laporan persediaan memainkan peran penting dalam laporan keuangan. Pasalnya, baik penyusunan laporan laba rugi maupun neraca tidak akan berjalan lancar tanpa mengetahui nilai persediaan. Masalah nilai persediaan juga akan mengakibatkan kesalahan pada laporan laba rugi dan neraca.

Nilai persediaan awal dan akhir memiliki dampak yang signifikan terhadap harga pokok penjualan (HPP) barang saat menghitung laba rugi. Akuntansi persediaan di perusahaan perdagangan memerlukan laporan ini karena persediaan adalah biaya yang harus dicocokkan dengan pendapatan untuk menghasilkan pendapatan untuk tampilan laporan arus kas.

Umumnya, perusahaan merchandising lebih memilih untuk menjual produk jadi yang dilaporkan sebagai stok barang atau dimasukkan dalam laporan piutang. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa realisasi uang tunai lebih sederhana, dan potensi imbalan dari penagihan piutang mungkin lebih dari mengimbangi risikonya.

Misalnya, kamu menawarkan barang jadi berupa pakaian jadi. kamu juga menjaga persediaan pakaian ini di tangan untuk memenuhi permintaan klien. Akibatnya, kamu harus melacak pakaian ini sebagai inventaris. Namun, ketika kamu memutuskan untuk menjualnya secara kredit, kamu harus mencatatnya sebagai piutang.

Pasalnya, piutang merupakan tagihan perusahaan kepada konsumen atau klien karena penjualan barang secara kredit. kamu sekarang dapat lebih mudah memantau arus kas untuk menemukan kemungkinan sumber pendapatan dan keuntungan berkat pencatatan otomatis.

Penyusunan laporan keuangan sebuah perusahaan dagang tentunya akan membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup banyak. Untuk pelaporan keuangan yang akurat, kamu juga memerlukan laporan akuntan tingkat atas.

Salah satu alasannya adalah bahwa setiap kesalahan yang berakibat fatal akan mengakibatkan kerugian, baik berupa uang atau lainnya. Perangkat lunak akuntansi memungkinkan kamu menghasilkan laporan keuangan untuk perusahaan kamu dengan cepat, benar, dan efektif, semuanya tanpa perlu mempekerjakan banyak akuntan.

Manfaat Laporan Keuangan untuk Perusahaan Dagang

Di Jurnal, kamu mungkin melihat dasbor keuangan perusahaan untuk memberi kamu kendali komprehensif atas bisnis kamu. Dimungkinkan untuk mendapatkan margin keuntungan real-time hingga jumlah piutang A/R setiap saat.

Dasbor ini memudahkan untuk mempelajari kesehatan keuangan perusahaan. Manajemen kas perusahaan di Jurnal juga memberikan laporan laba rugi transaksi secara real time di jurnal keuangan perusahaan.

Baca Juga:  Cara Memahami Laporan Keuangan Perusahaan

Manfaat Laporan Keuangan untuk Perusahaan Dagang

Beberapa keuntungan dari laporan keuangan adalah sebagai berikut:

Bukti Pertanggungjawaban

Salah satu keuntungan utama dari laporan keuangan adalah bahwa mereka dapat digunakan untuk membuktikan siapa yang mengendalikan semua operasi perusahaan.Terutama dalam operasi yang membutuhkan keuangan atau transaksi. Dengan bukti ini, tidak akan ada kesalahpahaman oleh pihak manapun di perusahaan.

Bukti transaksi ini dapat berupa kuitansi, nota, invoice atau invoice dan bentuk lain yang menunjukkan kegiatan perusahaan. Besar atau kecilnya pengeluaran yang dikeluarkan, namun demikian harus didokumentasikan dalam laporan keuangan perusahaan dagang sehingga jumlahnya tepat dan tidak ada kelebihan atau kekurangan.

Selain itu, pembelian barang perusahaan dipengaruhi oleh laporan keuangan perusahaan dagang ini. Jika diketahui bahwa perusahaan A memiliki harga yang tinggi, perusahaan kamu dapat memutuskan apakah akan melanjutkan kemitraan atau hanya berhenti dan mencari mitra bisnis alternatif.

Untuk Mendapatkan Pinjaman Modal

Agar suatu perusahaan dapat memperoleh pinjaman modal dari bank atau kreditur lainnya, harus memenuhi beberapa syarat, salah satunya adalah penyampaian laporan keuangan yang sesuai dengan akuntansi. Sebagai manfaat tambahan, perusahaan yang mencari pendanaan publik melalui pasar modal mendapat manfaat dari laporan yang terorganisir dengan baik.

Ini karena nilai suatu perusahaan dapat tercermin dalam laporan keuangannya jika perusahaan tersebut adalah perusahaan perdagangan yang dikelola dengan baik. Kreditur hanya tertarik untuk melakukan investasi pada perusahaan dengan masa depan yang menjanjikan dan potensi keuntungan yang besar.nnn

Untuk Intropeksi Penyelenggaraan Kegiatan

Dalam rangka menjaga keberlangsungan perusahaan dan kemajuan yang lebih baik, introspeksi sangat penting dalam pelaksanaan operasi. Untuk memajukan dan mengembangkan perusahaan kamu, kamu perlu melakukan beberapa pemeriksaan diri dan mengidentifikasi area yang mungkin memerlukan perbaikan.

Salah satu alat introspeksi perusahaan terlihat dari laporan keuangannya. Jumlah uang yang telah dikeluarkan perusahaan untuk berbagai kegiatan dirinci dalam laporan itu sendiri. Perhatian rinci terhadap detail diperlukan saat menyusun laporan keuangan.

Laporan keuangan juga harus informatif agar perusahaan mengerti jika bisnisnya berkembang atau memburuk. Jika ada pemborosan di perusahaan, perusahaan harus mulai merencanakan pemotongan anggaran dan berburu pemasok dengan biaya lebih murah.

Evaluasi Bisnis dan Rencana Baru

Setelah introspeksi operasi, perusahaan juga harus menganalisis bisnisnya dan menetapkan tujuan baru. Cara membuat laporan keuangan bulanan, triwulanan, dan tahunan yang dapat digunakan untuk direview.

Perusahaan dapat melakukan penilaian awal dengan bantuan laporan ini. Divisi yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan juga dapat memunculkan ide-ide baru untuk membantu pertumbuhan bisnis, khususnya di bidang pemasaran produk.

Dapat Dijadikan Acuan untuk Menghitung Pajak

Setiap bisnis diharapkan untuk membayar pajak kepada pemerintah, terutama untuk perusahaan perdagangan besar. Melalui laporan keuangan perusahaan dagang, pemerintah akan lebih mudah menghitung besarnya pajak yang harus dibayar.

Jika perusahaan membayar pajak sesuai dengan peraturan, maka perusahaan akan mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk menjalankan usahanya.

Dapat Dijadikan Acuan untuk Menghitung Pajak

Kesimpulan

Laporan keuangan penting untuk mengetahui kemajuan suatu usaha atau perusahaan setiap periodenya. Dalam ukuran perusahaan yang besar, laporan tersebut dijadikan acuan oleh investor.

Data yang diberikan mengungkapkan kesehatan keuangan bisnis dan seberapa baik kinerjanya dalam hal menghasilkan keuntungan. kamu harus mengetahui informasi apa yang harus disertakan dalam laporan keuangan perusahaan perdagangan.

Ada tiga jenis laporan keuangan yang dapat kamu buat: laporan laba rugi, neraca, dan laporan perubahan modal. Siapkan neraca percobaan dan buat entri modifikasi untuk setiap laporan.

Related Articles

Back to top button