Advertisement

Apa itu Investasi Bodong DNA Pro Beserta Cirinya

Rancakmedia.com – Kini banyak sekali investasi bodong di Indonesia, salah satunya ialah DNA Pro. Apa itu investasi bodong DNA Pro? Di bawah ini kami akan membahasnya.

Investasi bodong yang lagi viral kali ini membuat heboh masyarakat, banyak artis-artis yang menjadi korban. Kasus investasi bodong kali ini dari investasi robot trading DNA Pro, di bawah ini kami akan membahasnya.

Apa itu Investasi Bodong DNA Pro

DNA Pro adalah platform investasi yang menggunakan aplikasi robot trading yang menggunakan sistem multi level marketing (MLM). Diketahui robot trading DNA Pro ini berasal dari perusahaan bernama PT DNA Pro Akademi.

Perusahaan investasi global digital PT DNA Pro Akademi memiliki kantor pusat di Jakarta Barat. Robot perdagangan yang disediakan oleh DNA Pro untuk mengevaluasi saham dan obligasi menggunakan algoritma.

Apa itu DNA Pro

Robot perdagangan ini membantu meningkatkan keuntungan namun ada robot perdagangan tertentu seperti DNA Pro yang tidak terdaftar atau ilegal.

DNA Pro beroperasi berdasarkan model penjualan berbasis skema ponzi. Untuk menarik anggota baru, penipuan ponzi ini sering menggunakan produk atau layanan yang dapat diperdagangkan.

Anggota juga wajib merekrut atau mengundang anggota baru sebanyak-banyaknya dengan iming-iming keuntungan yang lumayan. Keuntungan yang diterima tergantung pada jumlah transaksi yang dilakukan oleh anggota yang baru direkrut.

Robot perdagangan DNA Pro memberikan keuntungan 1 persen setiap hari dengan berinvestasi dalam emas atau Forex (mata uang yang ditukar di Rusia) dalam kemitraan dengan Alfa Success Corporation.

DNA Pro juga memberikan berbagai keuntungan, seperti diskon robot 15 level, bonus bagi hasil 5 level, dan bonus networking 5 level.

Karena tidak memiliki lisensi dari Kementerian Perdagangan, DNA Pro ilegal. Selain itu, DNA Pro hanya memiliki lisensi yang terhubung dengan retail commerce dan tidak memiliki Nomor Induk Usaha (NIB) (NIB).

Ciri Investasi Bodong DNA

Pro saat ini masuk dalam daftar investasi penipuan untuk menyebarkan robot perdagangan ilegal. Sekilas, investasi ilegal cukup identik dengan investasi yang sah. Beberapa karakteristik dari investasi yang curang dapat ditemukan, jika kita memeriksanya dengan cukup hati-hati. Sebagai contoh, perhatikan karakteristik berikut:

1. Tidak ada legalitas

Perusahaan fiktif atau palsu tidak memiliki lisensi atau legitimasi yang jelas. Bahkan jika perusahaan yang sah terbukti menipu investor, ada kemungkinan bahwa perusahaan tersebut sebelumnya merupakan bagian dari investasi palsu. Untuk itu, perlu dibentuk Otoritas Jasa Keuangan untuk mengawasi industri jasa keuangan secara keseluruhan.

Sedangkan perdagangan berjangka dan komoditas dikendalikan dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi di bawah Kementerian Perdagangan. Dari sini kita harus senantiasa mengkaji legitimasi perusahaan yang menyediakan barang-barang investasi. Jika tidak ada izin eksplisit, maka sebaiknya kamu tidak berinvestasi di perusahaan tersebut.

2. Menawarkan profit tidak wajar

Pada kenyataannya, pengembalian investasi justru sebanding dengan risikonya. Semakin banyak keuntungan yang kamu hasilkan, semakin banyak uang yang kamu risiko kehilangan. Oleh karena itu, kita perlu waspada jika ada bisnis investasi yang menjanjikan keuntungan besar.

Penipuan investasi seringkali mengiklankan keuntungan yang sangat besar atau keuntungan hingga 240 persen per tahun dan beberapa penawaran menarik lainnya. Kita perlu mempertanyakan apakah ada bisnis investasi yang mengklaim keuntungan pasti, keuntungan besar, dan janji-janji semacam itu. Ini karena investasi tidak selalu menguntungkan, dan ini harus dipertimbangkan sebelum melakukan investasi.

3. Tidak memiliki aset dasar yang jelas

Investasi harus memiliki aset dasar yang ditentukan. Reksa dana ekuitas, misalnya, harus memiliki aset saham yang siap diidentifikasi.

Uang yang diinvestasikan akan ditangani oleh manajemen untuk keuntungan. Sementara itu, dengan investasi yang curang, hanya ada sedikit transparansi dalam pergerakan uang. Akibatnya, investor tidak tahu berapa banyak uang yang telah dimasukkan.

4. Tidak Transparan

Investasi resmi akan menawarkan informasi yang jelas mengenai risiko, kerugian, keuntungan, dan sebagainya kepada investor. Namun, data ini tidak tersedia dari investasi ilegal.

Penipu investasi orang hanya berkonsentrasi pada iming-iming keuntungan besar tanpa bahaya. Kenyataannya, dalam berinvestasi keuntungan akan sebanding dengan bahayanya.

5. Sangat Bergantung pada Investor Baru dan Sering Menjual Nama Tokoh Terkenal

Berinvestasi di perusahaan dengan struktur bagi hasil yang tidak sepenuhnya jelas adalah investasi yang berisiko.

Tidak hanya itu, ciri-ciri penipuan investasi juga umumnya cukup agresif dalam menjaring investor baru untuk bergabung dengan perusahaan. Bagi hasil ponzi sering digunakan dalam penipuan investasi.

Artinya, tidak ada keuntungan asli, tetapi berasal dari uang investor itu sendiri dan peserta lain. Investor penipu juga secara teratur menjual identitas orang-orang terkemuka untuk memikat korban baru. Bahkan jika individu ini bukan bagian dari perusahaan investasi yang curang.

FAQ

Di bawah ini kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang sering di tanyakan tentang DNA Pro, sebagai berikut:

Siapa Pendiri DNA Pro?

Pendiri dari DNA Pro ialah Eliazar Daniel Piri atau sering dikenal Daniel Abe yang mengatakan pada awal didirikan tidak ada niatnya untuk menggunakan skema piramida atau ponzi dengan memanfaatkan uang deposit atau investasi para member.

Kesimpulan

DNA Pro adalah platform investasi yang menggunakan aplikasi robot trading yang menggunakan sistem multi level marketing (MLM). Diketahui robot trading DNA Pro ini berasal dari perusahaan bernama PT DNA Pro Akademi.

Pada artikel di atas kami tidak hanya membahas tentang investasi bodong DNA Pro saja, tetapi juga dengan ciri investasi bodong agar kamu dapat berhati-hati.

Demikian artikel tentang Apa itu investasi bodong DNA Pro, semoga artikel di atas dapat bermanfaat dan membantu untuk kamu semua.

Back to top button