Kriteria Tipikal Saham yang Cocok buat Trading

Rancakmedia.com – Pedagang atau pencari uang di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan jangka waktu pendek tidak hanya harus memiliki kemampuan untuk mengelola uang (money management), tetapi juga harus tepat dalam menentukan saham mana yang dapat menghasilkan uang.

Joseph Gabetua, Analis Senior di Creative Trading System, mengklaim bahwa setidaknya ada tiga kriteria tertentu yang cocok untuk trading jangka pendek saham.

Untuk memulainya, saham-saham yang fluktuatif, seperti yang terdapat di bursa saham Indonesia. Kedua, perhatikan volume trading saham.

“Untuk trading jangka pendek, volatilitas mungkin menjadi faktor yang harus diperhatikan. Mereka mewaspadai lonjakan harga, market lead, dan anomali lainnya,” kata Gabetua dalam acara CNBC Indonesia Investment, Jumat (11/5/2021).

Untuk itulah perdagangan jangka pendek lebih menarik bagi para pedagang ketika saham dicari dan dibedah dari volatilitasnya, saham mana yang memiliki pergerakan yang menarik dan tinggi akhir-akhir ini, katanya.

🔥TRENDING:  Cara Memulai Bisnis dari Nol untuk Pemula

Saham yang Cocok buat Trading

Kedua, menurut dia, pedagang dihimbau untuk mencari saham-saham yang menjadi unggulan di indeks saham tertentu.

“Cari banyak fund manager atau reksa dana yang melakukan benchmarking ke indeks,” katanya.

Dengan demikian, BEI memiliki banyak indeks saham yang berbeda, seperti IHSG (indeks referensi), indeks sektor (seperti properti, keuangan, dan belanja konsumen), serta indeks untuk kategori LQ45 hingga IDX30.

“Jadi ada tiga yaitu volatilitas, lihat volumenya, dan agar lebih aman dan tidak terjebak lihat seperti apa indeksnya,” katanya.

Pada trading Senin (8/11), IHSG ditutup di zona hijau didorong oleh sentimen kenaikan harga komoditas energi, terutama batu bara China.

Indeks pasar saham acuan nasional ditutup naik 0,77 persen menjadi 6.632,297. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG diperdagangkan di zona hijau tanpa pernah mendekati zona merah.

🔥TRENDING:  Daftar KSP Online Yang Terdaftar Di OJK

Namun demikian, IHSG masih belum mampu mendekati level tertinggi sepanjang masa yang pernah ada di tahun 2018, yaitu di level 6.693,4.

Kesimpulan Mengenai Kriteria Tipikal Saham yang Cocok buat Trading:

Pedagang atau pencari uang di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan jangka waktu pendek tidak hanya harus memiliki kemampuan untuk mengelola uang (money management), tetapi juga harus tepat dalam menentukan saham mana yang dapat menghasilkan uang.

Joseph Gabetua, Analis Senior di Creative Trading System, mengklaim bahwa setidaknya ada tiga kriteria tipikal saham yang cocok untuk trading jangka pendek.

Back to top button