
Rancak Media Putri Kusuma Wardani memberikan komentarnya setelah susah payah mengalahkan pebulu tangkis keturunan Indonesia di Hylo Open 2025.
Putri KW tampil sebagai unggulan pertama di turnamen BWF super 500 tersebut.
Absennya unggulan China, Jepang, hingga Korea menguntungkan status Putri sebagai tunggal putri 10 besar dunia.
Putri KW menghadapi lawan-lawan yang memiliki ranking jauh dibawahnya pada Hylo Open 2025.
Termasuk pebulu tangkis keturunan Indonesia, Keisha Fatimah Azzahra.
Tunggal putri Azerbaijan itu memberi perlawanan sengit terhadap Putri KW pada babak perempat final di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Sabtu (1/11/2025), dini hari WIB.
Putri KW sempat tertatih-tatih meladeni permainan agresif Azzahra pada awal gim pertama.
Azzahra terus mengungguli Putri hingga kedudukan 17-12.
Namun, Putri menunjukkan kualitasnya dengan mendulang poin beruntun hingga menutup permainan 21-18.
Hasil Hylo Open 2025 – Tikungan Tajam Putri KW Singkirkan Pebulu Tangkis Keturunan Indonesia
Begitu juga pada gim kedua di mana Azzahra selalu unggul hingga 15-13.
Sebelum akhirnya Putri KW bangkit dengan meraup lima poin beruntun.
Gim kedua berhasil dimenangi Putri KW dengan skor tipis 21-19.
Putri KW merasa puas bisa mengatasi perlawanan sengit Azzahra.
“Alhamdulillah bisa meraih kemenangan di laga yang tidak mudah ini,” kata Putri KW.
Itu merupakan pertandingan dengan durasi paling lama Putri di Hylo Open yakni 51 menit.
Pada dua pertandingan sebelumnya, Putri selalu menang cepat dari Anna Siess Ryberg dan Kisona Selvaduray.
“Keisha bermain cukup bagus, ia memiliki smash yang kencang dan itu menyulitkan saya.”
“Ada sedikit pressure yang saya rasakan.”
Hasil Hylo Open 2025 – Pemain Keturunan Indonesia Menanti Putri KW usai Gulung Wakil Malaysia
“Senang bisa ke semifinal.”
“Saya harus lebih tahan pikirannya untuk bisa main maksimal,” jelas Putri.
Putri KW berpeluang besar meraih gelar pertamanya tahun ini.
Pebulu tangkis asal Tangerang itu paling banter mentok di semifinal dari 17 turnamen yang diikutinya.
Putri KW tercatat empat kali menduduki peringkat ketiga di Thailand Masters, Swiss Open, Kejuaraan Dunia, dan Korea Open 2025.
