Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet paripurna yang krusial di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (20/10). Pertemuan penting ini menandai satu tahun penuh masa pemerintahannya sejak pelantikan pada 20 Oktober tahun lalu, menjadi momentum evaluasi dan perencanaan ke depan bagi pemerintahan Prabowo.
Seluruh jajaran Kabinet Merah Putih turut hadir dalam pertemuan strategis tersebut, termasuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Sebelum memasuki Istana, Dadan memaparkan capaian signifikan program makan bergizi gratis. Program unggulan ini, menurutnya, telah menjangkau 36,7 juta penerima manfaat, tersebar luas di 38 provinsi, 509 kabupaten/kota, serta 7.022 kecamatan di seluruh Indonesia. Dengan optimisme, Dadan menegaskan bahwa target yang ditetapkan “masih on track” atau sesuai jalur.
Laporan positif turut datang dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang menyampaikan bahwa kinerja perekonomian domestik secara keseluruhan menunjukkan stabilitas dan kondisi yang sangat baik. Ia merinci bahwa pertumbuhan ekonomi hingga semester pertama berhasil mencapai sekitar 5,12%, sementara tingkat inflasi berhasil ditekan dan berada di kisaran 2%. Tak hanya itu, sektor ekspor, cadangan devisa, dan indeks keyakinan konsumen juga menunjukkan tren positif yang menggembirakan.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, juga melaporkan bahwa program-program di bawah tanggung jawab kementeriannya berjalan dengan progres yang memuaskan. Yusril menjelaskan beberapa langkah konkret yang telah diambil, meliputi pengawasan ketertiban melalui program pengasuhan narapidana, penegakan disiplin yang tegas di lembaga pemasyarakatan, hingga pemindahan narapidana yang melanggar aturan ke Nusa Kambangan. Menutup laporannya, Yusril menyatakan, “Saya kira hampir semua program-program sudah berjalan baik, dan hari ini kami menunggu arahan presiden untuk langkah selanjutnya setahun yang akan datang,” menunjukkan kesiapan kementeriannya menghadapi tantangan dan agenda ke depan.
Ringkasan
Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka pada 20 Oktober untuk mengevaluasi satu tahun masa pemerintahannya. Dalam pertemuan ini, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, melaporkan program makan bergizi gratis telah menjangkau 36,7 juta penerima manfaat di 38 provinsi dan masih sesuai target.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga menyatakan kinerja ekonomi domestik stabil dengan pertumbuhan sekitar 5,12% dan inflasi 2%, serta tren positif pada ekspor dan cadangan devisa. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, melaporkan program kementeriannya berjalan baik, meliputi pengawasan narapidana dan penegakan disiplin di lembaga pemasyarakatan.
