
Rancak Media – , JAKARTA —Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian perdagangan sementara atau suspensi terhadap tujuh saham sekaligus mulai perdagangan hari ini, Selasa (30/9/2025).
Tujuh saham yang mengalami suspensi ialah PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN), PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE), PT Harta Djaya Karya Tbk. (MEJA), PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), PT Bank Permata Tbk. (BNLI), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A. mengatakan suspensi terhadap tujuh saham tersebut dilakukan seiring dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
: Saham Mandala Finance (MFIN) Disuspensi di Seluruh Pasar Pekan Depan (29/9), Ini Alasannya
Yulianto dan Pande menyampaikan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PGUN, RISE, MEJA, PICO, BNLI, VKTR dan SRAJ di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 30 September 2025 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut.
Berdasarkan data BEI, saham PGUN melejit 19,87% pada penutupan perdagangan Senin (29/9). Dalam sebulan terakhir emiten sawit terafiliasi Haji Isam itu telah melonjak 377,92%.
: : Bursa Suspensi Saham Futura Energi Global (FUTR) Akibat Harga Terus Melambung
Sementara itu, saham RISE pada perdagangan kemarin terpantau terbang 24,82% atau 690 poin ke level Rp3.470 per lembar. Banderol tersebut juga mencerminkan kenaikan 240% dalam sebulan terakhir.
Adapun, saham SRAJ milik konglomerat Dato Sri Tahir juga melonjak 31,17% dalam sebulan terakhir usai emiten rumah sakit Mayapada itu ditutup naik 1,19% menuju level Rp10.625 pada penutupan perdagangan Senin (29/9).
Seiring melonjaknya saham-saham tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke level 8.123,24 pada perdagangan Senin (29/9/2025).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan penguatan sebesar 0,30% ke level 8.123,24. IHSG dibuka di level 8.139,58 pada perdagangan hari ini. IHSG berada di level terendah 8.157,33 dan mencatatkan level tertinggi sepanjang perdagangan hari ini di level 8.100,02.
IHSG ditutup dengan nilai transaksi yang diperdagangkan mencapai Rp23,92 triliun, volume transaksi 48,61 miliar lembar, dan frekuensi transaksi 2,61 juta kali. Adapun, market cap pasar modal Indonesia dengan level ini mencapai Rp14.995 triliun.
________
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
