Topuria vs McGregor: Lidah Tak Setajam Pukulan?

 

Rancak Media: Juara Kelas Ringan UFC, Ilia Topuria, Dilarang Mencoba Peruntungan di Dunia Tinju

Ilia Topuria, juara kelas ringan UFC, belakangan ini menunjukkan ketertarikan untuk melangkah ke ring tinju. Ia bahkan sempat menyatakan keyakinannya mampu mengalahkan petinju kelas dunia, Terence Crawford. Meskipun Crawford tampak kurang tertarik, Topuria terus memprovokasi petinju yang baru saja menang melawan Canelo Alvarez tersebut.

Namun, langkah Topuria ini mendapat kecaman dari sesama petarung UFC, Michael Chiesa. Chiesa menilai bahwa ini bukanlah ide yang baik, mengingat pengalaman buruk duel tinju lintas cabang olahraga antara Conor McGregor dan Floyd Mayweather Jr. Chiesa berpendapat bahwa Topuria, berbeda dengan McGregor yang memiliki kemampuan “trash talk” yang luar biasa, tidak memiliki daya tarik yang cukup untuk menarik perhatian publik pada laga lintas cabang olahraga tersebut.

Lebih lanjut, Chiesa menekankan perbedaan gaya promosi antara Floyd Mayweather Jr. dan Terence Crawford. “Tentu saja tidak,” tegas Chiesa mengenai dukungannya terhadap rencana Topuria. “Kita kehilangan Conor McGregor setelah pertarungan melawan Floyd Mayweather. Itu bukan tujuan Zuffa Boxing. Pada dasarnya, jika kita membawa Topuria ke sana, itu berarti itu bagian dari modus operandi mereka. Floyd berbeda dari Crawford dalam hal promosi. Floyd adalah ahli dalam hal itu. Dia pandai menerima serangan, bercanda, dan mempromosikan mereknya sendiri,” jelas Chiesa.

Chiesa menambahkan, “’Bud’ (Crawford) mempromosikan mereknya karena dia bertarung dengan baik, dia sangat hebat, dan Floyd juga demikian. Tapi Ilia bukanlah Conor. Kemampuan trash talk Conor McGregor itu unik, itu yang terbaik, sangat menghibur. Saya tidak mengatakan Topuria tidak menghibur, hanya saja dia tidak memiliki lidah setajam Conor. Untuk membuat pertarungan itu terjadi, dibutuhkan dua petarung dari dua dunia yang berbeda yang mengatakan hal-hal yang menarik perhatian semua orang.”

Pendapat Chiesa selaras dengan sikap CEO UFC, Dana White, yang secara tegas menyatakan ketidaksukaannya terhadap duel lintas cabang olahraga bagi para petarung UFC. Ia menganggap pertarungan McGregor vs Mayweather di tahun 2017 sebagai pengecualian.

Ringkasan

Ilia Topuria, juara kelas ringan UFC, ingin beralih ke tinju dan menantang Terence Crawford. Namun, Michael Chiesa memperingatkan bahwa ini berisiko, mengingat kegagalan Conor McGregor melawan Floyd Mayweather Jr. Chiesa berpendapat Topuria kurang memiliki kemampuan promosi seperti McGregor yang membuatnya menarik perhatian publik untuk pertandingan lintas cabang olahraga.

Chiesa menekankan perbedaan gaya promosi Mayweather dan Crawford, serta menyatakan bahwa kemampuan “trash talk” McGregor sangat unik dan penting untuk menarik minat penonton. Pendapat Chiesa sejalan dengan CEO UFC, Dana White, yang tidak menyukai duel lintas cabang olahraga kecuali kasus khusus seperti McGregor vs Mayweather.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.