UNTR Akuisisi Tambang Emas: Peluang Investasi atau Justru Jual Saham?

 


JAKARTA — Rencana akuisisi tambang emas Doup oleh PT United Tractors Tbk. (UNTR) semakin mengukuhkan langkah strategis perseroan dalam memperkuat diversifikasi bisnisnya. Ini menjadi gebrakan penting di luar segmen alat berat dan batu bara yang selama ini menjadi andalan utama.

Analis Investasi Infovesta Kapital Advisori, Ekky Topan, menyoroti potensi besar tambang emas Doup. Proyek ini, yang akan diakuisisi oleh UNTR, memiliki cadangan terbukti dan terduga sebesar 1,57 juta ons emas, dengan total sumber daya mencapai 3,11 juta ons. Angka ini menunjukkan prospek pertumbuhan yang signifikan bagi UNTR di masa mendatang.

Menurut Ekky, tambang emas milik PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) ini berpotensi menjadi motor pertumbuhan utama bagi UNTR setelah beroperasi penuh secara komersial. “Arah diversifikasi ini menunjukkan bahwa UNTR sedang membangun pilar bisnis jangka panjang di sektor mineral, khususnya emas yang bersifat defensif dan memiliki potensi mendorong margin lebih tinggi,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (15/9/2025).

Ekky juga menambahkan bahwa strategi diversifikasi yang dijalankan anak usaha PT Astra International Tbk. (ASII) ini akan sangat krusial dalam memperkuat kinerja perseroan, terutama di tengah dinamika harga komoditas global yang kerap bergejolak. Dengan demikian, UNTR dapat memiliki basis bisnis yang lebih resilient.

Mengintip Potensi Tambang Emas Doup PSAB yang Bakal Dicaplok United Tractors (UNTR)
Melansir laman resmi PSAB, Proyek Doup berlokasi strategis di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, dengan mencakup area seluas sekitar 4.000 hektar. Proyek ini diperkirakan menelan investasi jumbo senilai US$400 juta dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2025, dengan penyelesaian penuh pada tahun 2026.

Tambang Doup saat ini masih dalam tahap konstruksi, menunjukkan bahwa UNTR mengakuisisi aset dengan potensi jangka panjang yang belum sepenuhnya tereksekusi. Proyek ini dikelola oleh PSAB melalui PT Arafura Surya Alam (ASA), yang merupakan pemegang Izin Usaha Pertambangan-Operasi Produksi (IUP-OP) untuk blok pertambangan tunggal tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan PSAB per akhir Juni 2025, proyek tambang emas Doup telah berhasil menyelesaikan serangkaian pengujian dan studi geometalurgi. Hasil studi ini merekomendasikan metode pemrosesan oksidasi tekanan (pressure oxidation), sebuah teknologi canggih yang diyakini mampu meningkatkan konversi cadangan sekaligus menekan biaya produksi secara signifikan. Hingga 30 Juni 2025, kemajuan fisik proyek emas Doup telah mencapai 30%–35%.

Seiring dengan rencana akuisisi ini, Ekky menyatakan bahwa saham UNTR sangat layak untuk dikoleksi. Valuasinya dinilai masih menarik, didukung prospek pertumbuhan yang besar dari segmen mineral. “Untuk saham, UNTR layak dikoleksi karena valuasi masih menarik dan prospek pertumbuhan dari segmen mineral cukup besar. Target harga jangka menengah di kisaran Rp30.000 hingga Rp32.000 per saham,” ucapnya.

Di sisi lain, saham PSAB disebut berpotensi volatil dalam jangka pendek pasca-divestasi ASA. Namun, Ekky melihat potensi perbaikan struktur keuangan perusahaan yang dapat membuatnya tetap menarik, asalkan dana hasil penjualan dialokasikan secara strategis. Untuk target jangka panjang, saham PSAB diperkirakan dapat mencapai Rp750-Rp800.

Seperti diketahui, UNTR, melalui anak usahanya PT Danusa Tambang Nusantara (DTN), telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat dengan anak usaha PSAB, PT J Resources Nusantara (JRN). Perjanjian ini mencakup akuisisi 99,99% saham ASA.

Selain itu, PT Energia Prima Nusantara (EPN), anak usaha UNTR lainnya, juga meneken perjanjian dengan pemegang saham individu, Jimmy Budiarto. Akuisisi ini meliputi pembelian 0,00004% saham ASA serta 0,2% saham PT Mulia Bumi Persada (MBP). Seluruh penandatanganan perjanjian penting ini dilakukan pada 12 September 2025.

Corporate Secretary UNTR, Sara K. Loebis, menjelaskan bahwa nilai transaksi keseluruhan, yang mencakup enterprise value, mencapai US$540 juta. Angka ini setara dengan sekitar Rp8,84 triliun, dengan asumsi kurs sebesar Rp16.375 per dolar Amerika Serikat (AS).

“Di mana total nilai perusahaan tersebut adalah termasuk nilai pembelian saham dan nilai utang pemegang saham dari JRN kepada ASA,” ujarnya.

Penyelesaian transaksi akuisisi ini ditargetkan rampung paling lambat pada 23 Desember 2025. Proses ini akan didahului dengan pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan yang telah disepakati oleh para pihak terkait.

Sara menambahkan bahwa tujuan utama akuisisi anak usaha PSAB ini adalah untuk memperkuat ekspansi bisnis perseroan di sektor mineral, khususnya tambang emas. Di samping itu, UNTR menegaskan bahwa rencana transaksi ini tidak akan berdampak negatif terhadap kondisi keuangan perseroan.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Ringkasan

PT United Tractors Tbk. (UNTR) berencana mengakuisisi tambang emas Doup melalui anak perusahaannya, PT Danusa Tambang Nusantara, dari PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB). Akuisisi ini merupakan langkah strategis UNTR untuk memperkuat diversifikasi bisnisnya di sektor mineral di luar segmen alat berat dan batu bara. Nilai transaksi keseluruhan akuisisi ini mencapai US$540 juta atau sekitar Rp8,84 triliun, dengan target penyelesaian paling lambat 23 Desember 2025.

Tambang emas Doup, berlokasi di Sulawesi Utara, memiliki cadangan terbukti dan terduga sebesar 1,57 juta ons emas dengan total sumber daya 3,11 juta ons. Proyek yang masih dalam tahap konstruksi ini diperkirakan menelan investasi US$400 juta dan ditargetkan beroperasi komersial penuh pada tahun 2026. Akuisisi ini diharapkan menjadi motor pertumbuhan utama bagi UNTR dan memperkuat kinerja perseroan di tengah dinamika harga komoditas global.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.