Menyulap Sampah Plastik Menjadi Rupiah

rancakmedia.com – Sampah-sampah yang didapat pengepul berasal dari pemungut sampah yang mencari di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, Bantar Gebang.

Menyulap sampah plastik menjadi rupiah. Pengepul saat memilah sampah kemasan di Kampung Ciketing, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (12/8/2021).

Pengepul saat memisah sampah kemasan sebelumnya di kirim ke rumah warga sekitaran untuk dibersihkan di Kampung Ciketing, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (12/8/2021).

Sampah-sampah yang didapat pengepul berasal dari pemungut sampah yang mencari di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, Bantar Gebang.

Menyulap Sampah plastik Jadi Rupiah

Kemudian pengepul memisah sampah yang bisa di daur ulang seperti botol dan kemasan plastik, setelah itu sampah tersebut dikumpulkan dalam karung mempunyai ukuran besar dan dikirim kerumah-rumah warga yang bersedia membersihkan sampah kemasan plastik.

🔥TRENDING:  Indosat Ooredoo Tambah 500 Site Baru di Jatim & Bali Nusra

Menyulap sampah plastik. Membersihkan sampah kemasan plastik sudah menjadi pekerjaan sambilan sejumlah ibu-ibu di kawasan Bantar Gebang, mereka diberikan upah Rp1000 per kilo.

Dalam sehari satu orang dapat membersihkan 1 hingga 3 karung besar seberat 15 kilogram. Sampah kemasan gelas plastik yang sudah bersih kemudian dijual oleh pengepul ke pabrik daur ulang dengan kisaran harga Rp5000 hingga Rp10.000 per kilogram.

Demikian informasi dari kami semoga bermanfaat.

Back to top button