Penjelasan CEO Indodax Mengenai Harga Shiba Inu Naik Drastis

Lovata Andrean

Penjelasan CEO Indodax Mengenai Harga Shiba Inu Naik Drastis
Penjelasan CEO Indodax Mengenai Harga Shiba Inu Naik Drastis

Rancakmedia.com – CEO Indodax Oscar Darmawan memberikan penjelasan terkait harga salah satu cryptocurrency atau mata uang kripto, Shiba Inu (SHIB) yang melonjak drastis dalam sepekan terakhir. Pada dasarnya, kata Oscar, naik turunnya aset kripto tetap disebabkan oleh hukum penawaran dan permintaan. “Kalau permintaan naik, tentu harganya juga naik,” kata Oscar saat dihubungi, Jumat, 29 Oktober 2021.

Namun di sisi lain, ia menambahkan bahwa akhir-akhir ini Shiba Inu sedang mendapatkan kabar gembira yang haru. Ini juga kemungkinan menjadi elemen pendukung yang menyebabkan permintaan meningkat. Yang pertama berawal dari CEO Tesla Elon Musk yang mengunggah foto anjing Shiba Inu beberapa waktu lalu. Kedua, paus alias pedagang besar yang benar-benar membeli Shiba Inu.

Lalu akhirnya, ada berita dukungan untuk petisi di Change.org. Melalui petisi ini, Tentara Shiba (sebagai penggemar Shiba Inu) mendesak Robinhood, salah satu bursa utama di Amerika Serikat, untuk menawarkan koin Shiba Inu.

Sebelumnya, dari data terakhir pada 29 Oktober, harga Shiba Inu berada di posisi US$ 0,00007111. Angka ini telah tumbuh menjadi 160 persen pada minggu sebelumnya.

“Ini sepertinya didorong oleh pembeli kasual yang ingin segera mengantonginya,” kata Rick Meckler, mitra Cherry Lane Investments di New Vernon, New Jersey, Amerika Serikat, pada Jumat, 29 Oktober 2021, dilansir Reuters.

Data kenaikan ini tercermin dari pergerakan yang diberikan oleh coinmarketcap.com. Angka 160 persen ini juga merupakan kenaikan harga terbesar dalam seminggu terakhir, di antara 10 cryptocurrency teratas di dunia. Contohnya adalah mata uang Bitcoin (BTC) yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar yaitu US$1,1 triliun. Namun, kenaikan harga pekan lalu justru turun 1,13 persen.

Kemudian, kapitalisasi pasar Shiba Inu kini mencapai US$ 38 miliar. Angka ini juga memposisikan Shiba Inu yang bertengger di posisi ke-9 dalam daftar 10 besar cryptocurrency dengan valuasi pasar terbesar di dunia.

Sebelumnya, kapitalisasi pasar Shiba Inu pada 22 Oktober masih sebesar US$ 10 miliar. Baru kemudian melompat tinggi. Angka tersebut naik menjadi US$ 51 miliar pada 28 Oktober, sebelum akhirnya turun lagi menjadi US$ 38 miliar.

Oscar juga mendapat informasi bahwa Shiba Inu berada di posisi ke-9, per 21:21. WIB, 29 Oktober. Shiba Inu juga telah mengalahkan Dogecoin yang saat ini berada di posisi kesembilan.

Namun, Oscar tidak dapat memastikan berapa lama pantulan ke atas ini akan bertahan.
Karena yang disebut tren naik atau negatif, lanjutnya, kembali diciptakan oleh pasar.

Baca Juga

Bagikan:

Lovata Andrean

Hai saya Lovata saya bukan Ai namun saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua. Thanks