Harga Cabe Mesin Pengawet Dipercaya Pemerintah

Harga cabe mesin pengawet dipercaya pemerintah, pemerintahan mempercayakan mesin pengawet. Harga cabe merah sudah bertambah semenjak awalnya tahun 2021, terutamanya di daerah DKI Jakarta dan sekelilingnya. Walau sebenarnya, harga cabe merah dari pandangan mata capai Rp 150.000 per kg di awal Maret 2021.

Peningkatan harga cabe selalu terjadi pada musim penghujan dengan curahan hujan yang ekstrim. Musim ini petani jarang memetik cabe, hingga stok mulai tipis hingga terjadi peningkatan harga.
Harga cabe mesin pengawet, pemerintahan mempercayakan mesin pengawet. Di lain sisi, petani memetik cabe pada musim panas. Stok cabe musim ini berlimpah dan harga-harga jatuh. Walau sebenarnya, harga cabe dapat di bawah Rp 20.000 per kg.
Tentu saja musim penghujan akan memberikan keuntungan petani yang dapat hasilkan cabe dan customer akan mau tak mau beli cabe pada harga tinggi. Di lain sisi, musim panas akan bikin rugi petani karena harga cabe turun saat dipanen dan cuman pelanggan yang diuntungkan.
Fluktuasi atau ketakstabilan harga cabe menjadi konsumsi warga Indonesia tiap tahun.

Lalu apa jalan keluarnya?

🔥TRENDING:  Perusahaan Logistic Terbaik Di Indonesia

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjelaskan, faksinya sekarang ini sedang menyiapkan mesin yang dapat simpan cabe dengan kualitas bagus dalam waktu lama.

Mesin itu memakai tehnologi ozon yang memungkinkannya penyimpanan cabe sampai dua bulan dengan masih jaga kualitas.
“Untuk periode tanam ke-2 mudah-mudahan dapat menolong dengan alat untuk menyimpan cabe dalam periode waktu lama, seputar dua bulan. Jadi jika melebihi penawaran dapat kita taruh,” kata Syailendra ke rancakmedia.com, Rabu (31 Maret) 2021)..
Mesin itu nanti akan dialokasikan ke petani di sentral produksi cabe besar, terhitung Jawa tengah dan Jawa Timur. Maksudnya supaya mesin ini dapat dialokasikan saat musim panen raya ke-2 mulai Juli sampai Agustus 2021.
“Semoga langkah pengatasan cabe ini dapat terpasang dua alat panen di sentral produksi, dan cabenya jauh lebih baik,” kata Syailendra.
Disamping itu, petani diajari langkah memetik cabe yang bagus supaya kualitas cabe lebih bagus. Dengan ini, stock cabe yang berlebihan bisa ditaruh di saat panen dan dialokasikan di saat tidak ada panen.

Back to top button